KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin menerima 155 mahasiswa yang berasal dari Universitas Mulawarman (Unmul). 155 mahasiswa tersebut dijadwalkan akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-51 di kabupaten berjuluk Bumi Tana Purai Ngeriman.
Seremoni penerimaan berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Senin (14/7/2025).
Dalam sambutan, Bupati Frederick Edwin menyampaikan bahwa KKN merupakan sebuah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kehidupan sosial, serta menyelami berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di tingkat kampung.
“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif, menjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat, serta menghormati budaya dan kearifan lokal setempat,” harap Bupati.
Bupati Kutai Barat menyambut positif pasalnya keberadaan mahasiswa KKN dapat mendukung perencanaan, pembangunan, serta administrasi di kampung.
155 mahasiswa akan melakukan KKN selama 46 hari. Para mahasiswa akan ditempatkan di 15 kampung yang tersebar di 6 kecamatan.
Mahasiswa KKN ini berasal dari berbagai fakultas di Universitas Negeri yang berdiri pada 27 September 1962. Di antaranya 30 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), 8 mahasiswa dari Fakultas Kehutanan (Fahutan), 30 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta 87 mahasiswa dari program studi lainnya.
Dari jumlah tersebut terbagi 100 orang adalah mahasiswa dan sisanya mahasiswi.
Tahun 2025 KKN Unmul mengusung tema “Sinergitas Kampus Berdampak” yang menekankan peran aktif mahasiswa dalam mendukung pembangunan kampung melalui program-program kolaboratif bersama masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut di hadapan Bupati Kutai Barat, perwakilan mahasiswa Kiswanto menyampaikan bahwa KKN merupakan kegiatan wajib yang harus dijalani oleh mahasiswa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Mahasiswa akan diterjunkan ke desa-desa untuk menjalankan berbagai program yang telah disiapkan, dengan harapan kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat di kampung-kampung yang menjadi lokasi KKN," ujarnya.
Diharapkan, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat ini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Barat.
Di akhir kegiatan, Bupati secara resmi melepas mahasiswa KKN Unmul Angkatan 51 ke lokasi penempatan. (*)
Editor : Ismet Rifani