Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mayat Pria Ditemukan Mengapung Dekat Tongkang Batu Bara di Muara Bunyut Kubar, Polisi Telusuri Penyebab Kematian

Sunardi Kaltim Post • Selasa, 29 Juli 2025 | 17:43 WIB
EVAKUASI: Petugas saat evakuasi penemuan jenazah di kawasan Jetty milik PT TCM.
EVAKUASI: Petugas saat evakuasi penemuan jenazah di kawasan Jetty milik PT TCM.

SENDAWAR – Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan sekitar tongkang pengangkut batu bara milik PT Trubaindo Coal Mining (TCM), Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak, Kutai Barat (Kubar), Selasa (29/7/2025) pagi. Penemuan ini sontak mengundang perhatian, mengingat korban sempat dilaporkan hilang dua hari sebelumnya.

Proses evakuasi dilakukan oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Barat yang dipimpin langsung Kasat Polairud IPTU Nurman Syarip. Sekitar pukul 09.14 Wita, tim berhasil mengangkat jasad pria yang kemudian diidentifikasi bernama Rusandi Alaminti, 24 tahun, warga Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Menurut IPTU Nurman, korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu, 27 Juli 2025, sekitar pukul 06.00 Wita, di area Jetty Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok. Laporan pertama disampaikan oleh Mohammad S. Boham, kapten kapal tempat terakhir korban terlihat.

“Jarak antara lokasi dilaporkannya korban hilang dengan titik penemuan mayat diperkirakan sekitar 3,1 mil laut,” ungkap IPTU Nurman.

Setelah laporan diterima, petugas segera menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah. Rusandi kemudian dibawa ke Rumah Sakit HIS Sendawar untuk proses visum. Dari atas kapal, sejumlah barang pribadi milik korban seperti pakaian, sandal, dompet, dan telepon genggam masih ditemukan dalam keadaan utuh.

Polisi telah melakukan langkah-langkah awal, mulai dari mengamankan lokasi kejadian hingga memintai keterangan saksi-saksi yang berkaitan. Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, penyelidikan atas penyebab pasti kematian tetap dilakukan.

“Kami masih mendalami penyebab kematian. Dugaan sementara memang tidak ada unsur kekerasan, tapi proses penyelidikan tetap kami lanjutkan,” kata IPTU Nurman.

Hingga kini, Sat Polairud Polres Kubar masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan penanganan perkara berjalan profesional dan sesuai prosedur. Kasus ini juga telah dilimpahkan ke Polsek Barong Tongkok untuk ditindaklanjuti.

Editor : Muhammad Ridhuan
#mayat #Kutai Barat #polisi #batu bara #Melak