KALTIMPOST. ID, SENDAWAR - Seminar pesantren dengan mengangkat tema 'Peran Guru dan Pembina dalam Membentuk Karakter Santri dan Loyalitas Pengabdian kepada Lembaga' digelar di Auditorium Pondok Pesantren Assalam, Arya Keminung, Kecamatan Barong Tongkok, Rabu (3/9).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Andriani. Seminar yang digagas oleh Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Kutai Barat menghadirkan H Ahmad Suharto sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Nanang Adriani mengajak seluruh peserta untuk bekerja dengan hati, ikhlas dan penuh kesabaran. Dia menekankan pentingnya peran santri di era globalisasi dan digital yang penuh tantangan kompleks.
Wakil Bupati menuturkan peran santri tidak hanya terbatas pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga harus mampu beradaptasi dan berkontribusi di berbagai bidang. "Melalui seminar ini, kita diajak untuk memperluas wawasan, berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” lanjutnya.
Kepada para peserta seminar, Wabup mengajak untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, menyerap ilmu dari para narasumber, aktif bertanya, dan menjadikan diskusi sebagai bekal untuk pengembangan diri.
"Seminar ini menjadi sarana menambah ilmu, memperluas wawasan, serta memperkuat keyakinan dan akhlak. Ilmu yang didapat harus dikembangkan agar bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas," kata Wabup.
Kepada guru, ustadz, dan pengasuh pesantren diminta terus membimbing santri dengan keikhlasan dan kesabaran, sehingga lahir generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.
"Mari bersama mendukung pesantren sebagai pilar pendidikan bangsa yang telah terbukti melahirkan tokoh besar, ulama, dan pemimpin berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan negara," tandasnya.
Nanang Adriani meminta acara seminar ini hanya seremonial, melainkan menjadi awal dari aksi nyata dan kerja sama berkelanjutan yang menginspirasi seluruh peserta untuk terus belajar dan berkontribusi bagi agama, masyarakat, dan daerah.
Sementara itu, Pengasuh PP Assalam, KH Arif Heri Setiawan berharap, melalui seminar ini dapat membawa berkah serta menjadi sarana berbagi ilmu yang bermanfaat bagi seluruh peserta. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo