KALTIMPOST.ID-Mangkraknya pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) dan Jalan Bung Karno terus menjadi perhatian masyarakat Kutai Barat (Kubar).
Kedua proyek strategis yang telah menelan anggaran besar itu hingga kini belum dilanjutkan, sementara kebutuhan masyarakat terhadap akses tersebut semakin mendesak.
Di tengah rencana Pemkab Kubar untuk kembali melanjutkan pembangunan, muncul isu mengenai potensi tertundanya pekerjaan lantaran pemerintah daerah disebut belum mengantongi legal opinion (LO) dari kejaksaan.
Meski demikian, gelombang dukungan terhadap Pemkab Kubar justru semakin kuat agar pembangunan tetap diteruskan.
Jika sebelumnya dukungan datang dari tujuh kecamatan dan berbagai paguyuban, kini giliran sejumlah organisasi dan tokoh muda ikut menyuarakan hal serupa.
Dukungan disampaikan DPP Taruna Gharda Mandiri (TGM), Bamagnas, FKUB, LPPD, Karang Taruna, Kadin, hingga FKDM Kubar.
Ketua DPP TGM Alsiyus mengatakan pihaknya mendorong penuh agar pembangunan jembatan ATJ dan Jalan Bung Karno diselesaikan.
“Ini wujud dukungan kami kepada pemkab untuk melanjutkan pembangunan. Jembatan dan jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya, Senin (1/12).
Alsiyus menambahkan bahwa anggaran yang sudah terserap tidak sedikit. Sehingga menjadi kerugian besar bila pembangunan dibiarkan terbengkalai. “Sungguh disayangkan jika tidak diselesaikan,” tegasnya.
Ketua Kadin Kubar Hengki juga menilai jembatan ATJ sangat vital bagi aktivitas warga, terutama bagi masyarakat Kecamatan Mook Manar Bulatn.
“Selama ini masyarakat hanya mengandalkan penyeberangan kapal feri. Kalau jembatan selesai, mobilitas mereka akan jauh lebih mudah,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan akan memberi dampak ekonomi signifikan, termasuk mendukung kegiatan industri dan berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami berharap pembangunan jembatan dan Jalan Bung Karno bisa dituntaskan. Dampaknya sangat besar bagi roda perekonomian,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Kubar Tobi Rikardo memandang penyelesaian kedua proyek tersebut sangat mendesak. “Akses ini penting untuk pendidikan, ekonomi, dan pengembangan wilayah,” ujarnya.
Karang Taruna Kubar, kata Tobi, mendukung penuh langkah pemkab agar pembangunan Jembatan ATJ dan Jalan Bung Karno dapat segera dilanjutkan tanpa hambatan.
Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, harapan besar kembali menguat agar dua proyek strategis ini tidak lagi berlarut-larut dan bisa segera memberi manfaat bagi warga Kubar. (rd)
Editor : Romdani.