Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kecelakaan di Siluq Ngurai Berujung Penganiayaan, Polisi Pastikan Kasus Ditangani

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 13 Maret 2026 | 08:55 WIB

Pelaku laka lantas sekaligus korban penganiayaan S dan korban laka lantas D saat akan dievakuasi.
Pelaku laka lantas sekaligus korban penganiayaan S dan korban laka lantas D saat akan dievakuasi.

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Dua peristiwa terjadi di satu tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Trans Kalimantan RT 003 Muhur atau Belusuh, Kecamatan Siluq Ngurai, Kutai Barat. Kasus kecelakaan lalu lintas yang berujung penganiayaan itu kini dipastikan telah ditangani pihak kepolisian.

Kapolsek Siluq Ngurai, Iptu Ginanjar, menegaskan bahwa peristiwa tersebut saat ini sudah dalam penanganan aparat kepolisian.

“Peristiwa tersebut saat ini sudah ditangani pihak kepolisian. Untuk korban masih dirawat tim medis,” ungkapnya, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Catatan Setahun Kepemimpinan FENA, Gelontorkan Rp71 Miliar untuk 122 Kegiatan di Kecamatan Melak

Insiden yang bermula dari kecelakaan lalu lintas dan kemudian berujung penganiayaan itu sempat menghebohkan masyarakat. Pasalnya, sempat beredar kabar bahwa salah satu korban meninggal dunia.

Namun, berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kedua korban, baik korban kecelakaan lalu lintas maupun korban penganiayaan, dipastikan selamat dan masih menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor milik J yang saat itu disebut dalam kondisi macet di pinggir jalan.

Sepeda motor tersebut kemudian ditabrak mobil yang dikemudikan S, yang datang dari arah Kutai Barat menuju Samarinda.

Baca Juga: Kampung Linggang Melapeh dan Linggang Mapan di Kutai Barat Sepakati Tapal Batas Kampung

Akibat kejadian itu, istri J berinisial D mengalami benturan di kepala dan sempat pingsan.

Melihat kondisi istrinya, J diduga emosi dan nekat melakukan penganiayaan terhadap S yang merupakan pengemudi mobil yang menabrak sepeda motornya.

Akibat penganiayaan tersebut, S mengalami luka parah di bagian tangan karena berusaha menangkis senjata tajam. Selain itu, korban juga mengalami luka di bagian punggung.

Polisi masih mendalami peristiwa tersebut dan memastikan proses penanganan kasus terus berjalan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#penganiayaan #laka lantas #kecelakaan #Siluq Ngurai