SENDAWAR – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menghadiri Misa Jumat Agung di Gereja Katolik Center Santo Thomas Aquinas, Sendawar, Jumat (3/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan, toleransi, serta kondusivitas daerah.
Menurutnya, Jumat Agung merupakan momen sakral bagi umat Kristiani untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus demi keselamatan umat manusia.
“Misa Jumat Agung ini menjadi momen untuk meneguhkan kasih, semangat pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ujarnya.
Baca Juga: Sambut Paskah, TGM Berbagi di Rutan Polres Kubar
Ia juga menyinggung tema Paskah tahun ini, yakni “Rawat dan Sayangi Bumi, Rumah Kita Bersama”. Tema tersebut, kata dia, menjadi pengingat bahwa lingkungan merupakan anugerah yang harus dijaga bersama.
“Bumi ini adalah rumah kita bersama yang harus dirawat dan dilestarikan. Kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi panggilan iman kita semua,” jelasnya.
Bupati mengajak masyarakat mulai dari langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan dan mengurangi sampah, hingga mendukung berbagai program pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Gus Hilmi Puji Toleransi Beragama di Kutai Barat Saat Halalbihalal Lintas Organisasi
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya meneladani nilai kasih dan pengorbanan dengan saling menghormati tanpa memandang perbedaan.
“Kerukunan dan toleransi adalah kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Frederick Edwin mengucapkan selamat memperingati Jumat Agung dan menyambut Hari Raya Paskah 2026, seraya berharap suasana damai dan kebersamaan terus terjaga di Kutai Barat.
Editor : Muhammad Ridhuan