KALTIMPOST.ID-Pemkab Kutai Barat (Kubar) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar menggelar kegiatan Gowes Bareng Adhyaksa 2026, Rabu (8/4) sore.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kejari Kubar itu menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
Bupati Kubar Frederick Edwin secara langsung melepas peserta gowes. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif Kejari Kubar yang menghadirkan ruang kebersamaan di luar forum formal pemerintahan.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap kebersamaan dan situasi kondusif di Kutai Barat dapat terus terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan olahraga bersama tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat komunikasi dan kolaborasi lintas sektor.
Itu dinilai penting dalam mendukung stabilitas daerah serta kelancaran pelaksanaan program pembangunan.
Bupati mengingatkan peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara. Mengingat rute yang dilalui merupakan jalan umum, seluruh peserta diminta mematuhi aturan lalu lintas dan menghormati pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas. Ikuti aturan lalu lintas dan jaga ketertiban selama perjalanan,” tegasnya.
Gowes Bareng Adhyaksa 2026 mengambil titik start di halaman Kantor Kejari Kubar dan menempuh jarak sekitar 17 kilometer menuju garis finis di kawasan Im Coffee Melak. Rute tersebut dilalui dengan suasana santai dan penuh kebersamaan.
Kepala Kejari Kubar Yon Yuviarso menyampaikan apresiasi atas partisipasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai, keterlibatan lintas instansi menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga harmonisasi hubungan kelembagaan.
“Kami berterima kasih atas partisipasi semua pihak. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan dalam suasana yang lebih santai,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai wadah membangun komunikasi yang lebih cair antara instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dalam kegiatan tersebut turut mempertegas soliditas kepemimpinan di Kubar.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah, terutama di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan ruang interaksi langsung antara pimpinan daerah dan masyarakat dalam suasana informal. Hal tersebut dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Gowes Bareng Adhyaksa 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan olahraga semata, tetapi juga simbol penguatan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (rd)
Editor : Romdani.