KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Kabar duka menyelimuti Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Bupati pertama Kabupaten Kutai Barat, Rama Alexander Asia, meninggal dunia pada Jumat (10/4/2026) pagi.
Tokoh perintis pembangunan Kutai Barat itu mengembuskan napas terakhir di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda sekitar pukul 09.00 Wita.
Mendengar kabar tersebut, Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian sosok yang disebut sebagai salah satu bapak pembangunan daerah.
Baca Juga: Harga Perak Antam Rebound Tajam Hari Ini, Saatnya Borong sebelum Meroket Lagi?
Ia menegaskan bahwa wafatnya almarhum merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Kutai Barat. Atas nama pemerintah daerah, ia memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian almarhum.
“Almarhum bukan sekadar pemimpin, tetapi peletak fondasi pembangunan Kabupaten Kutai Barat,” ujar Frederick Edwin.
Ia menambahkan, dedikasi dan kontribusi Rama Alexander Asia pada masa awal pembentukan daerah akan selalu menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
“Terima kasih atas segala pengabdiannya. Semangat beliau akan terus kami lanjutkan,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berencana membangun Tugu Enggang di kawasan Alun-Alun ITHO, Sendawar. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan pusat aktivitas masyarakat sekaligus simbol jantung pemerintahan daerah.
Baca Juga: Kutai Barat Berduka, Bupati Pertama Rama Asia Tutup Usia
Rencana pembangunan tugu ini disebut sebagai wujud apresiasi atas jasa-jasa almarhum dalam membangun Kutai Barat sejak awal pemekaran.
Bupati Frederick Edwin mengungkapkan bahwa rencana tersebut bahkan telah pernah disampaikan langsung kepada almarhum dalam sebuah kesempatan sebelumnya.
“Pembangunan Tugu Enggang ini merupakan bentuk penghormatan kami atas jasa besar beliau bagi Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ujarnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi