Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Balap Perahu Ces Mini Semarakkan Alun-Alun ITHO, Dorong Ekonomi dan Lestarikan Tradisi

Sunardi Kaltim Post • Minggu, 19 April 2026 | 19:01 WIB
Para pemenang lomba balap perahu ces mini berpose bersama panitia usai penyerahan hadiah di Alun-Alun ITHO. (Sunardi/KP)
Para pemenang lomba balap perahu ces mini berpose bersama panitia usai penyerahan hadiah di Alun-Alun ITHO. (Sunardi/KP)

SENDAWAR – Deru mesin perahu ces mini memecah suasana Alun-Alun ITHO, Minggu (19/4/2026). Ratusan warga memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan lomba perahu mini yang melaju cepat di lintasan air, menghadirkan tontonan seru sekaligus sarat nilai budaya.

Kegiatan yang dipusatkan di area Teras UMKM Alun-Alun ITHO ini tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan. Lebih dari itu, lomba ini menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi transportasi air yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kutai Barat.

Baca Juga: Heboh Gaji 8 Bulan Tak Dibayar di RSUD HIS, Direktur Bongkar Fakta Sebenarnya

Ketua panitia, Muhammad Yasin, menyebut tingginya antusiasme peserta dan penonton menunjukkan bahwa olahraga tradisional ini masih memiliki tempat di hati masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya menyalurkan hobi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar penggemar olahraga tradisional di Kutai Barat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kehadiran penonton memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

“Dengan adanya lomba ini, pelaku UMKM ikut merasakan manfaatnya. Perputaran ekonomi terlihat nyata,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pembina Teras UMKM Alun-Alun ITHO, Alsiyus. Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen mendukung berbagai event yang dapat menghidupkan kawasan tersebut.

“Alun-Alun ITHO memang diproyeksikan sebagai pusat kegiatan masyarakat sekaligus penggerak sektor UMKM,” katanya.

Baca Juga: Polsek Jempang Tangkap Pengedar Sabu-Sabu di Kampung Mancong Kubar, Sita 7 Paket dan Uang Tunai

Menurutnya, perahu ces mini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Karena itu, kegiatan ini dinilai memiliki nilai strategis dalam pelestarian budaya, sekaligus ruang inovasi bagi para mekanik lokal dalam mengembangkan performa mesin.

Selain itu, event ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata. Atraksi balap perahu mini dengan lintasan sempit sepanjang 60 meter dan lebar sekitar 1,3 meter menghadirkan tantangan tersendiri bagi para joki, sehingga menambah daya tarik bagi penonton.

Persaingan sengit di lintasan akhirnya dimenangkan Pandi dari Tim Mujahidin yang keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih rekan setimnya, Usdi, sementara Margono menempati posisi ketiga.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Alun-alun ITHO #Teras UMKM #Lomba Perahu #Kutai Barat