KALTIMPOST.ID, SENDAWAR–Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun 2026 resmi bergulir.
Sebanyak 241 pelajar tingkat SMA sederajat dari berbagai kecamatan berkumpul di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Senin (27/4), untuk memulai rangkaian tes ketat demi mengenakan seragam kebesaran pada 17 Agustus mendatang.
Pemerintah Kabupaten Kubar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memastikan proses penyaringan tahun ini berjalan lebih ketat.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kubar Kamius Junaidi yang membuka kegiatan tersebut menegaskan, seleksi bukan sekadar baris-berbaris, melainkan ajang penempaan karakter.
"Manfaatkan momen ini untuk membentuk jati diri. Saya minta tim seleksi bekerja objektif, transparan, dan profesional. Kami mencari yang terbaik dari yang terbaik," tegas Kamius saat membacakan sambutan Bupati Kubar.
Ia juga berpesan agar para peserta mentalnya tidak ciut. Menurutnya, lulus atau tidaknya peserta nanti, pengalaman mengikuti seleksi tingkat kabupaten adalah modal berharga untuk masa depan.
Baca Juga: Di Tengah Komitmen Tanpa PHK Bupati Kutim, Pekerja PAMA KPCS Justru Terdampak
Kepala Kesbangpol Kubar Suwito menjelaskan, ratusan peserta tersebut merupakan siswa kelas X yang telah melewati verifikasi awal. Pada hari perdana, para peserta langsung dihadapkan pada tiga ujian sekaligus, yakni
tes pengetahuan, meliputi wawasan Pancasila dan pengetahuan umum, dan pemeriksaan kesehatan, mengecek fisik secara mendetail. Termasuk parade, penilaian postur dan kesigapan awal.
"Kami tidak hanya mencari mereka yang unggul secara fisik, tapi juga yang memiliki integritas dan wawasan kebangsaan yang kuat," ujar Suwito.
Sesuai jadwal, seleksi akan berlangsung maraton. Besok (28/4), peserta akan melakoni tes kesamaptaan (fisik). Setelah itu, mereka akan masuk ke tahap penilaian kepribadian hingga pengumuman final yang dijadwalkan pada 30 April 2026.
Baca Juga: Disporapar Paser Genjot Pembangunan Venue Porprov VIII Kaltim, Target Rampung Oktober 2026
Mereka yang terpilih akan mengemban tugas berat namun membanggakan, yakni mengibarkan Sang Merah Putih. Tak hanya itu, peserta dengan nilai tertinggi juga berpeluang dikirim untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Kalimantan Timur hingga nasional. (*)
Editor : Dwi Restu A