Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Warga Jempang Jalani Perawatan Intensif setelah Dikeroyok, Motif Belum Jelas

Sunardi Kaltim Post • Selasa, 28 April 2026 | 11:25 WIB
Ilustrasi. (IST)

 
Ilustrasi. (IST)  

 

​SENDAWAR – Suasana di kawasan Camp Baru, Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang, mendadak mencekam. Seorang pria, Nes kini harus terbaring di ranjang perawatan Puskesmas Tanjung Isuy.

Ia menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah orang, yang mengakibatkan luka serius pada bagian kepala dan pelipis korban. Insiden yang terjadi di salah satu kost yang ada di area eks camp perusahaan tersebut menyita perhatian warga sekitar.

Nes yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian, mendadak terlibat situasi tegang dengan sekelompok pria. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dikeroyok oleh sedikitnya tiga orang.

​Aksi kekerasan tersebut berlangsung cepat. Tak sekadar tangan kosong, salah satu pelaku sempat menodongkan dan memukul menggunakan benda yang menyerupai senjata api untuk menghantam bagian vital korban.

Akibat benturan keras tersebut, Nes mengalami pendarahan dan harus segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. "Saat kejadian, situasi memang tidak kondusif. Saya dikeroyok beberapa orang. Salah satu dari mereka memukul kepala saya pakai benda yang ia todongkan saat masuk kost, " tutur Nes dengan suara parau,  Selasa (28/4/2026).

​Aparat penegak hukum dari Polsek Jempang bergerak cepat setelah menerima laporan. Saat ini, tim di lapangan tengah melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang identitasnya mulai teridentifikasi.

​Kendati demikian, pihak kepolisian belum bisa membeberkan secara detail terkait motif maupun kronologi lengkap di balik peristiwa tersebut.

​"Laporan sudah kami terima dan saat ini perkara tersebut dalam penanganan serius. Namun, kami belum bisa memberikan keterangan rinci karena korban masih dalam perawatan medis dan belum bisa dimintai keterangan secara mendalam untuk keperluan BAP," ujar perwakilan Polsek Jempang.

​Pihak keluarga yang mendampingi Nes di puskesmas tampak terpukul dengan kejadian ini. Mereka berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

​"Kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian. Kami berharap pelaku segera tertangkap. Kami juga meminta semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi, biarkan hukum yang bekerja," ungkap salah satu anggota keluarga korban.

​Hingga berita ini diturunkan, Nes masih dalam pengawasan tim medis guna memastikan luka di kepalanya tidak berdampak pada saraf atau cedera serius lainnya. Sementara itu, personil kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi kejadian guna menjaga kondusivitas wilayah. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pengeroyokan #polsek #Kutai Barat #Jempang