Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PT BEK dan BPJS Kesehatan Kick Off Program Jaminan Kesehatan Masyarakat ​Sasar Warga Ring 1

Sunardi Kaltim Post • Selasa, 28 April 2026 | 17:35 WIB
ABADIKAN MOMEN: Foto bersama setelah penandatangan berita acara PT BEK dan BPJS Kesehatan Kubar. 
ABADIKAN MOMEN: Foto bersama setelah penandatangan berita acara PT BEK dan BPJS Kesehatan Kubar. 

SENDAWAR – Komitmen PT Bharinto Ekatama (BEK) dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar area operasionalnya kembali dibuktikan. Bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Kutai Barat, PT BEK resmi memulai (kick off) program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan yang dipusatkan di Ruang Rapat 1 Bappedalitbang Kutai Barat, Selasa (28/4/2026). 

Program ini memberikan akses kesehatan gratis bagi puluhan warga yang tersebar di tiga kampung prioritas. Tercatat, sebanyak 44 peserta asal Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak. 22 peserta dari Kampung Bermai, dan 34 peserta dari Kampung Besiq Kecamatan Damai, resmi ter-cover dalam program jaminan kesehatan ini melalui skema peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didanai oleh perusahaan.

​Wakil KTT/Head HSEC PT BEK, Cipto Hadi Purnomo, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi program ini merupakan langkah prioritas perusahaan terhadap wilayah ring 1 area operasional. Meski pembagian proporsinya tidak sama rata karena menyesuaikan kebutuhan di lapangan, perusahaan berkomitmen untuk terus mengevaluasi cakupan program ini.

​“Program ini merupakan kewajiban sekaligus prioritas utama perusahaan di wilayah ring 1. Kami berterima kasih telah diberi kesempatan berkontribusi di Kutai Barat. Ke depan, kami berharap jumlah penerima manfaat bisa dikembangkan lebih banyak lagi,” ujar Cipto.

​Lebih lanjut, Cipto menambahkan bahwa kesehatan merupakan salah satu dari delapan pilar Community Development yang menjadi fokus PT BEK. Pihaknya berencana tidak hanya terpaku pada sektor kesehatan, tetapi juga pilar-pilar lainnya untuk mendorong kemandirian masyarakat lokal.

Langkah nyata PT BEK ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Kepala BPJS Kesehatan Kutai Barat, Wahyu Supriono, mengungkapkan bahwa PT BEK merupakan pelopor dalam skema pembiayaan jaminan kesehatan kolektif bagi masyarakat binaan di wilayah tersebut.

​“PT BEK satu-satunya yang mencanangkan PBI kolektif khususnya untuk masyarakat di kampung binaan. Kedepan tidak menutup kemungkinan ada lagi perusahaan lain yang secara kondisi finansial dan manajemennya baik akan kita advokasi untuk mengikuti langkah ini,” terang Wahyu Supriono.

Senada, Wakil Bupati Kutai Barat, H Nanang Adriani, yang membuka langsung kegiatan tersebut, menyebut kolaborasi ini sebagai momentum yang luar biasa bagi daerah.

​“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan untuk PT BEK. Perlu dicatat, pembiayaan PBPU ini murni dari perusahaan, bukan dari anggaran pemerintah. Ini adalah contoh nyata tanggung jawab sosial yang sangat baik,” tegas H Nanang Adriani.

Wakil Bupati berharap langkah PT BEK jadi role model bisa menjadi pemantik bagi perusahaan lain di Kutai Barat, baik di sektor pertambangan maupun perkebunan sawit, untuk melakukan hal serupa. 

Menurutnya, dengan jaminan kesehatan yang terjamin, masyarakat akan merasa lebih aman dan tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran penting lainnya, di antaranya Kepala BPJS Kesehatan Kutai Barat Wahyu Supriono, Kabid PPM Bappeda Litbang Apriani, serta Plt Bidang Yankes Dinas Kesehatan Kubar Yutipul. 

Sinergi ini diharapkan menjadi awal dari penguatan tata kelola jaminan kesehatan berbasis pemberdayaan perusahaan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. (ADV) 

Editor : Ismet Rifani
#BPJS Kesehatan Kubar #Program Jamkes Masyarakat #Cipto Hadi Purnomo #PT Bharinto Ekatama (BEK) #Nanang Adriani