SENDAWAR – Geliat kreativitas pelajar di Bumi Tanaa Purai Ngeriman kembali memuncak. Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ) menjadi saksi pembukaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun 2026, Selasa (12/5/2026).
Ajang bergengsi yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar ini menjadi panggung bagi siswa jenjang SD hingga SMP untuk mengekspresikan kemampuan di bidang seni dan sastra.
Mewakili Kepala Disdikbud, Kamius Junaidi, Sekretaris Disdikbud Kubar Seri Wahyuni secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, Seri menekankan pentingnya rasa percaya diri bagi para peserta.
Menurutnya, FLS3N bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan ruang bagi siswa untuk memupuk mentalitas dan konsistensi dalam mengembangkan potensi diri.
"Jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga. Menang atau kalah itu hal biasa, yang utama adalah bagaimana kalian memberikan penampilan terbaik dan terus mengasah bakat yang dimiliki," ungkap Seri.
Baca Juga: Komisi B DPRD Bontang Nilai Target Retribusi Wisata Tahun Ini Masih Rendah
Antusiasme tahun ini pun patut diacungi jempol. Tercatat sebanyak 163 peserta tingkat SD dan 144 peserta tingkat SMP ambil bagian. Angka ini menunjukkan tren positif dan peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Senada, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (PPD) Disdikbud Kubar, Yusup Subyarwono, menjelaskan bahwa FLS3N memiliki misi besar dalam pembinaan karakter. Melalui jalur seni dan sastra, siswa diharapkan lebih mencintai dan melestarikan kekayaan budaya bangsa di tengah gempuran zaman.
“Kami ingin memberikan wadah bagi mereka untuk mengeksplorasi bakatnya. Semoga melalui ajang ini, lahir generasi muda Kutai Barat yang kreatif, percaya diri, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap seni budaya daerah maupun nasional,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki