KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Upaya peningkatan kualitas jalan nasional di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus menunjukkan hasil signifikan. Salah satunya terlihat di kawasan depan Kantor Universitas Terbuka (UT) Jengan Danum yang kini memiliki kondisi jalan lebih mulus setelah dilakukan pengerjaan rigid beton.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui kontraktor pelaksana PT Brahmakerta Adiwira.
Jalur tersebut merupakan bagian penting dari ruas Simpang Belusuh–Simpang Damai hingga Mentiwan, Melak, yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Kutai Barat.
Perubahan kondisi jalan itu pun mendapat respons positif dari warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. Jalan yang kini lebih mantap dinilai memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi pengendara.
“Sekarang mulus jalannya, pekerjaan juga tidak kaleng-kaleng, total 40 sentimeter rigid beton,” ujar salah seorang warga, Heri, saat ditemui di lapangan, Rabu (20/5/2026).
BBPJN Kalimantan Timur melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.8, Andi Muhammad Ruli Akib, menjelaskan pengerjaan fisik proyek sebenarnya telah dimulai sejak pertengahan Desember 2025.
Pada tahap awal, pekerjaan difokuskan pada penguatan fondasi jalan sebelum masuk ke tahap perkerasan permanen menggunakan rigid beton.
“Sejak awal kontrak pada 17 Desember 2025, kami mulai dengan pekerjaan berbutir dan agregat. Memasuki awal April 2026, kami sudah bergeser ke pengerjaan perkerasan rigid beton,” ungkapnya.
Selain fokus pada badan jalan, pihak pelaksana juga melakukan pembangunan drainase di Segmen Dua untuk memastikan air tidak menggenangi badan jalan.
Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keandalan konstruksi serta memperpanjang usia teknis jalan agar tidak cepat rusak akibat limpasan air hujan.
Hingga saat ini, pekerjaan teknis seperti cross drain dan pemasangan box culvert di kawasan Gunung Gayung dilaporkan telah rampung. Pihak pelaksana kini tinggal menyelesaikan tahap finishing drainase di lokasi tersebut.
Kehadiran drainase permanen itu disambut baik warga sekitar. Sebab, selama ini limpasan air hujan dan material lumpur kerap meluber ke permukiman warga ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Baca Juga: 20 Pantun Hari Kebangkitan Nasional 2026 yang Inspiratif dan Menggugah, Kobarkan Semangat Persatuan!
Sementara itu, perwakilan kontraktor PT Brahmakerta Adiwira, Riyanto, mengatakan pekerjaan semenisasi di Segmen Dua ruas Simpang Belusuh–Mentiwan dilakukan di sejumlah titik strategis yang membutuhkan penanganan khusus.
Menurut dia, titik pengerjaan meliputi kawasan depan Kantor UT Jengan Danum, Gunung Kinong, hingga area depan Hotel Loveta Simpang Raya menuju bundaran lampu merah.
Dengan rampungnya sejumlah titik krusial tersebut, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kutai Barat diharapkan semakin lancar tanpa terkendala kondisi infrastruktur jalan. (*)