Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Banjir Mengintai, Camat Tering Instruksikan Petinggi Kampung Siaga Satu

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 20 Mei 2026 | 16:51 WIB
TERENDAM: Debit air Sungai Mahakam naik dan merendam sejumlah rumah dan fasilitas umum di kampung di Kecamatan Tering. 
TERENDAM: Debit air Sungai Mahakam naik dan merendam sejumlah rumah dan fasilitas umum di kampung di Kecamatan Tering. 

SENDAWAR- Merespons kondisi debit air yang masih dalam posisi tinggi dan berpotensi membahayakan, Camat Tering Yosep Ngau, langsung mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh petinggi atau kepala kampung di wilayahnya, khususnya yang kawasannya terdampak banjir.

​Yosep meminta para petinggi bertindak aktif di lapangan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan demi keselamatan masyarakat.

​"Saya sampaikan imbauan kepada para petinggi, terkhusus yang terdampak banjir, agar mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan yang dapat merugikan masyarakat," ujar Yosep Ngau, Rabu (20/5/2026). 

​Ia juga meminta warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Beberapa poin krusial yang ditekankan oleh Camat Tering meliputi, Keselamatan Listrik, mematikan aliran listrik yang rawan terendam air untuk menghindari korsleting atau sengatan arus listrik.

​Kelompok Rentan, memberikan pengawasan ekstra kepada anak-anak dan lansia selama situasi banjir.

​Harta benda, segera mengamankan dokumen penting dan aset berharga ke tempat yang lebih tinggi. 

​"Tolong imbauan ini disampaikan segera ke masyarakat melalui Petinggi, karena debit air di wilayah kita saat ini masih dalam posisi dalam," tambahnya.

​Sementara itu, kesiapsiagaan juga ditunjukkan oleh masyarakat Kecamatan Tering secara mandiri. Mengingat air yang terus masuk ke dalam rumah, warga yang memilih bertahan mulai membuat tempat penyangga atau rak darurat di dalam rumah masing-masing.

​Penyangga kayu atau dipan tinggi ini dibuat secara gotong royong dan mandiri sebagai tempat evakuasi barang-barang rumah tangga, elektronik, hingga kasur agar tidak terendam air. Upaya swadaya ini dilakukan sembari memantau perkembangan debit air sungai yang hingga saat ini dilaporkan masih fluktuatif.

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Tering. Salah satu titik yang menjadi fokus perhatian adalah Kampung Tering Lama Ulu, di mana debit air dilaporkan masih cukup dalam.

​Dalam peninjauan tersebut, Bupati Frederick Edwin melihat langsung kondisi pemukiman warga yang terendam dan memastikan langkah penanganan darurat dari pemerintah daerah berjalan cepat serta tepat sasaran.

Koordinasi terus dilakukan dengan Dinas Ketapang dan BPBD Kubar. Jika kondisi debit air Sungai Mahakam masih naik, rencana akan dibuka dapur umum. (*)

Editor : Ismet Rifani
#air Sungai Mahakam naik #Kecamatan Tering Kubar #Camat Tering Yosep Ngau #banjir #Bupati Kutai Barat Frederick Edwin