Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Mantan Bupati Kubar Ismael Thomas Raih Anugerah Naga Sasra di Hari Keris Nasional 2026, Dinilai Berjasa Lestarikan Mandau Kubar

Sunardi Kaltim Post • Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:32 WIB
Ismael Thomas (tengah) menerima penghargaan Anugerah Naga Sasra dari SNKI.
Ismael Thomas (tengah) menerima penghargaan Anugerah Naga Sasra dari SNKI.

KALTIMPOST.ID–Nuansa budaya dan semangat pelestarian pusaka Nusantara mewarnai peringatan Hari Keris Nasional 2026 di Museum Pusaka, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu malam (23/5).

Dalam agenda nasional tersebut, tokoh masyarakat sekaligus mantan Bupati Kutai Barat (Kubar) Ismael Thomas menerima penghargaan bergengsi Anugerah Naga Sasra dari Serikat Nasional Keris Indonesia (SNKI).

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Ismael Thomas dalam pelestarian budaya, khususnya pusaka Mandau khas suku Dayak, serta komitmennya menjaga warisan budaya di Kubar.

Peringatan Hari Keris Nasional tahun ini mengusung tema “Warisan Pusaka Lintas Generasi”. Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya bangsa di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

Di hadapan ratusan empu, kolektor, pegiat budaya, dan pencinta pusaka dari berbagai daerah di Indonesia, Ismael Thomas naik ke panggung utama menerima penghargaan yang diserahkan langsung Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Umum SNKI Fadli Zon.

Baca Juga: Kaltim Post Gelar Journalism Boot Camp 2026, Bekali Peserta Skill Jurnalistik dan Media Digital

Thomas dinilai memiliki perhatian besar terhadap pelestarian pusaka mandau dan keris.

Ia juga dikenal aktif memperkenalkan koleksi pusaka bertakhta emas miliknya dalam berbagai pameran budaya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Fadli Zon, penghargaan tersebut bukan hanya penghormatan kepada individu, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap kontribusi daerah dalam menjaga warisan budaya Nusantara.

Bagi masyarakat Kubar, penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa pelestarian budaya dari pedalaman Kalimantan memiliki posisi penting dalam khazanah budaya nasional.

Mandau tidak lagi dipandang sekadar senjata tradisional, melainkan karya seni yang mengandung nilai sejarah, spiritualitas, dan kehormatan masyarakat Dayak.

Ajang Anugerah Naga Sasra pada Hari Keris Nasional 2026 di Jakarta.
Ajang Anugerah Naga Sasra pada Hari Keris Nasional 2026 di Jakarta.

Thomas mengatakan budaya merupakan fondasi penting dalam menjaga identitas bangsa. Karena itu, pelestarian pusaka tradisional harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Budaya adalah kemudi sebuah peradaban. Jika kita membiarkan mandau dan tradisi leluhur kita punah, kita sedang menghapus jejak sejarah kita sendiri di masa depan,” ujarnya.

Baca Juga: Pengprov PBSI Kaltim 2025-2029 Dilantik, Mudyat Noor Siap Dongkrak Prestasi Bulu Tangkis Benua Etam

Ia menilai pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi juga lewat edukasi kepada generasi muda agar memahami nilai sejarah dan filosofi di balik pusaka tradisional.

Meski Hari Keris Nasional identik dengan budaya Jawa, kehadiran mandau dalam penghargaan SNKI menunjukkan bahwa pelestarian pusaka Nusantara bersifat inklusif dan lintas daerah.

Keris dan mandau dinilai sama-sama menjadi simbol kehormatan budaya bangsa Indonesia.

Acara tersebut juga dihadiri berbagai kalangan, mulai tokoh adat, budayawan, hingga generasi muda.

Sejumlah anak muda tampak antusias menyaksikan pameran keris dan mandau yang dipamerkan sepanjang kegiatan berlangsung.

Momentum penghargaan itu diharapkan mampu mendorong generasi muda di Kubar dan Kaltim untuk semakin bangga mempelajari adat istiadat serta budaya daerahnya sendiri.

Dari panggung budaya di Jakarta Timur, Kubar mengirimkan pesan bahwa semangat menjaga warisan budaya dari tanah Borneo tetap hidup dan terus diwariskan lintas generasi. (rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #Gubernur Kaltim Rudi Masud #Wali Kota Samarinda Andi Harun #Kutai Barat