KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Peningkatan kualitas jalan nasional di Kutai Barat (Kubar) terus menunjukkan progres signifikan. Jalur vital yang menghubungkan Simpang (Sp) Belusuh–Sp Damai, hingga Mentiwan (Melak), kini tengah dalam fase pengerjaan intensif.
Proyek preservasi ini ditargetkan mampu meningkatkan level kemantapan aspal di lintasan yang menjadi urat nadi logistik masyarakat Bumi Tanaa Purai Ngeriman tersebut.
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai timeline yang telah direncanakan demi kenyamanan mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Pansus II DPRD Kubar Sepakati Pemindahan Ibu Kota Kecamatan Bongan ke Kampung Jambuk
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kaltim Andi Muhammad Ruli Akib menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada bentang jalan utama, melainkan juga pada ketahanan jangka panjang struktur jalan tersebut. Pekerjaan fisik sendiri diketahui telah bergulir sejak pertengahan Desember 2025 lalu.
"Selain pekerjaan fisik yang telah bergulir sejak pertengahan Desember 2025 lalu berupa pekerjaan penguatan fondasi dan pekerjaan perkerasan permanen rigid beton, saat ini kami juga fokus pada pekerjaan drainase jalan," ujar Andi Muhammad Ruli Akib saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
Andi menambahkan, pembuatan sistem drainase yang representatif menjadi salah satu kunci penting dalam preservasi jalan nasional ini.
"Kegiatan drainase ini bertujuan untuk mengalirkan, menguras, atau membuang kelebihan air dari kawasan jalan. Hal ini sangat penting untuk mencegah serta melindungi infrastruktur dari kerusakan akibat genangan, sehingga umur jalan bisa lebih lama," imbuhnya.
Di sisi lain, pihak kontraktor pelaksana, PT Brahmakerta Adiwira, terus memacu pengerjaan di lapangan. Setelah merampungkan salah satu titik krusial dengan pekerjaan teknis seperti cross drain dan box culvert di kawasan Gunung Gayukng. Kini alat berat dan personel mulai digeser ke titik padat aktivitas masyarakat.
Perwakilan Kontraktor PT Brahmakerta Adiwira, Riyanto, mengungkapkan bahwa beberapa tahapan penting di titik rawan sebelumnya telah diselesaikan dengan baik.
"Untuk kawasan Gunung Gayukng, kini kami telah selesai melakukan pekerjaan. Saat ini, kegiatan lapangan berlanjut hingga ke ruas jalan nasional kawasan depan SMAN 2 Sendawar," ungkap Riyanto.
Mengingat lokasi pengerjaan saat ini berada di area sekolah dan jalur aktif perkotaan, pihak kontraktor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
"Pada kesempatan ini, kami meminta pengguna jalan bisa berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Mohon kurangi kecepatan, mengingat ada banyak tumpukan material dan galian drainase di sisi jalan demi keselamatan bersama," pungkasnya. (*)
Editor : Duito Susanto