SENDAWAR – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) memastikan masyarakat di seluruh wilayahnya dapat merasakan berkah hari raya melalui penyaluran bantuan hewan kurban. Sebanyak 77 ekor sapi disebar secara merata ke 16 kecamatan di Kubar.
Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus stimulus dari pemerintah untuk memperkuat ikatan kebersamaan dan membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi warga yang berhak menerima.
Istimewanya pada tahun ini, selain puluhan sapi dari pemkab, Bumi Tanaa Purai Ngeriman juga mendapat kehormatan dengan menerima tambahan satu ekor sapi kurban bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia.
Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Kubar, H. Nanang Adriani. Ia menyerahkan secara simbolis seekor sapi kurban kepada pengurus Masjid Sabilussalam, Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak, Selasa (26/5/2026)
Prosesi penyerahan yang berlangsung khidmat di halaman masjid tersebut turut disaksikan oleh perwakilan Kementerian Agama Kubar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polsek Melak, serta tokoh masyarakat setempat.
Nanang Adriani mengungkapkan, puluhan hewan kurban yang disalurkan tahun ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk komitmen pemkab dalam mendukung kegiatan keagamaan dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Guna memastikan manfaat bantuan ini berjalan optimal, ia menginstruksikan panitia kurban agar selektif dan mengutamakan asas keadilan dalam pembagian daging.
“Saya berharap pembagian daging sapi kurban ini dapat dilakukan secara bijak dan adil kepada masyarakat yang berhak menerima, sebagaimana yang telah berjalan dengan sangat baik pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Nanang.
Selain menekankan pentingnya pemerataan distribusi agar menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan, Nanang juga memberikan perhatian khusus pada teknis pelaksanaan di lapangan. Ia mengimbau seluruh panitia kurban di Kubar untuk memperlakukan hewan kurban dengan baik selama proses penyembelihan agar hewan tidak stres atau mengamuk.
Faktor kebersihan juga menjadi poin penting yang disoroti oleh pemkab. Tempat penyembelihan hingga proses pengemasan daging diminta untuk tetap steril. Dengan menjaga higienitas ini, Pemkab Kubar ingin memastikan daging kurban yang sampai ke tangan masyarakat tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga aman, bersih, dan sehat untuk dikonsumsi keluarga.(ADV/riz)
Editor : Muhammad Rizki