JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Dua peboling andalan Bumi Tanaa Purai Ngeriman, Enggar dan Yudhis, berhasil mencetak sejarah dengan meraih medali emas dan perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Junior dan Kelompok Umur 2026.
Mewakili Kalimantan Timur, keduanya tampil impresif sepanjang kejuaraan yang berlangsung di Arjuna Hyperbowling Club, Jakarta, pada 22–26 Juni 2026.
Baca Juga: Pemkab Kubar Gandeng 100 Tokoh Wanita, Perkuat Benteng Perlindungan Perempuan dari Jerat Kekerasan
Enggar sukses menyabet medali emas di kategori U-25, sedangkan Yudhis meraih medali perak pada kategori U-21. Raihan tersebut sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi cabang olahraga boling Kutai Barat di level nasional.
Sejak gim pertama, kedua atlet mampu menunjukkan permainan yang konsisten saat menghadapi para peboling terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Puncaknya, pada hari terakhir pertandingan, Jumat (26/6), mereka berhasil mengamankan posisi terbaik di masing-masing kategori.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan Pengurus Cabang (Pengcab) Boling Kutai Barat.
Ketua Pengcab Boling Kutai Barat, Herkolanus, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih kedua atletnya.
“Kami sebagai pengurus cabor boling sangat bangga atas raihan medali ini. Dukungan, semangat, dan doa dari seluruh masyarakat Kubar berhasil diwujudkan lewat prestasi nyata di lintasan oleh Enggar dan Yudhis,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memacu lahirnya atlet-atlet boling muda berbakat dari Kutai Barat.
Apresiasi juga datang dari Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat, Alsiyus. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras atlet, pelatih, dan pengurus mampu mengangkat cabang olahraga yang sebelumnya tidak masuk dalam kategori unggulan daerah.
“Cabor boling ini awalnya bukan masuk unggulan. Namun ketekunan, disiplin atlet, pengurus cabor, dan pelatih kini berbuah manis dengan raihan medali emas dan perak di kejurnas,” katanya.
Untuk menjaga tren positif tersebut, KONI Kutai Barat berkomitmen memperkuat pembinaan atlet melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi di tingkat daerah.
Menurut Alsiyus, semakin banyak kejuaraan yang digelar, semakin besar pula peluang atlet meningkatkan kemampuan teknik, pengalaman bertanding, dan mental kompetitif.
“Ke depan, KONI Kubar akan mendorong digelarnya event-event boling. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan skill dan jam terbang atlet kita,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan