KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur memperkuat sinergi untuk mempercepat perbaikan ruas jalan nasional yang melintasi kawasan Ibukota Sendawar.
Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kelayakan infrastruktur sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
Baca Juga: Neraca Dagang Indonesia Defisit US$1,61 Miliar, Rekor Surplus 72 Bulan Resmi Berakhir
Kepala BBPJN Kalimantan Timur melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.8, Andi Muhammad Ruli Akib, menjelaskan, kedua pihak telah menyepakati pembagian tugas dalam pelaksanaan perbaikan di lapangan.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, penanganan ruas jalan nasional Segmen III yang membentang dari Bundaran Lampu Merah Simpang Raya hingga kawasan Gunung Tabai, Kecamatan Sekolaq Darat, akan dikerjakan Pemkab Kutai Barat.
Sementara itu, BBPJN Kalimantan Timur melalui kontraktor pelaksana akan melakukan pekerjaan preservasi jalan pada ruas Bundaran Jam Thomas-Didik hingga Kampung Sekolaq Muliaq. Pembagian wilayah kerja tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian perbaikan jalan nasional yang menjadi akses utama di Ibukota Sendawar.
Baca Juga: Neraca Dagang Indonesia Defisit US$1,61 Miliar, Rekor Surplus 72 Bulan Resmi Berakhir
Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kutai Barat, Pilip, mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempercepat seluruh tahapan persiapan pelaksanaan pekerjaan.
Menurutnya, proses administrasi maupun persiapan teknis terus menunjukkan perkembangan yang positif. Tahap perencanaan juga telah berjalan dan kini masih dalam proses penyelesaian.
Baca Juga: Sidang Perdana Dokter Tifa Kasus Ijazah Jokowi Dimulai, Didampingi 25 Advokat dan LBH Muhammadiyah
"Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai. Dengan demikian, kondisi jalan yang selama ini mengalami kerusakan dapat segera diperbaiki dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Ibukota Sendawar," ujarnya. (*)
Editor : Dwi Restu A