KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melantik Pengurus Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) periode 2025–2029, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kamis (2/7/2026).
Sebanyak 45 orang Duta Pancasila resmi dilantik sebagai pengurus pelaksana DPPI Kutai Barat. Pengurus merupakan purna-anggota Paskibraka Kutai Barat yang bertugas 2024.
Pelantikan ini dinilai menjadi momentum krusial memperkuat peran generasi muda sebagai agen penguatan ideologi Pancasila. Sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun karakter kebangsaan.
Baca Juga: Pemkab Kubar dan BBPJN Kaltim Bersinergi Percepat Perbaikan Jalan Nasional di Sendawar
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Erik Victory, bupati menegaskan bahwa amanah yang diemban bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral yang besar.
"Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berkarakter, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila," tegas Erik Victory.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022, peran Paskibraka kini telah bertransformasi. Tidak lagi terbatas pada pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan bendera semata.
Anggota Paskibraka dipersiapkan sebagai Duta Pancasila yang memiliki peran strategis di tengah tantangan perkembangan zaman.
Baca Juga: Lima Murid SD Tunas Lestari Sungai Kedang Lolos OSN Tingkat Kaltim, Wakili Kubar di Provinsi
Untuk memastikan roda organisasi berjalan di jalur tepat, bupati menitipkan empat instruksi utama. Pertama mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, kedisiplinan, integritas, dan etika kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Kedua, gencar melakukan edukasi dan sosialisasi nilai Pancasila untuk membentengi generasi muda dari tantangan globalisasi, digitalisasi, radikalisme, serta degradasi moral.
Ketiga, bermitra erat dengan pemerintah, khususnya Badan Kesbangpol dan seluruh pemangku kepentingan, demi mendukung program kepemudaan.
Keempat, terus mengasah kompetensi, kapasitas kepemimpinan, dan memperluas jejaring sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Pemkab Kubar juga menegaskan komitmen mendukung berbagai kegiatan kepemudaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM.
Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan Badan Kesbangpol Kutai Barat, Ramadan, mengingatkan agar penyusunan program kerja organisasi harus mengacu pada regulasi.
"Diharapkan segera menyusun program kerja sesuai yang tertuang dalam Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka," ujar Ramadan. (*)
Editor : Duito Susanto