Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kesbangpol Kutai Barat Gembleng Purna Paskibra dengan Pemahaman Pancasila

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 3 Juli 2026 | 12:45 WIB
Pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila bagi purna Paskibra tingkat Kabupaten Kubar. (IST)

 

 
Pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila bagi purna Paskibra tingkat Kabupaten Kubar. (IST)    

 

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) bagi purna Paskibra Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2025.

Kegiatan ini dipusatkan di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, pada Jumat (3/7/2026). ​Diklat yang berlangsung selama dua hari ini dirancang khusus bagi para alumni Paskibra.

Baca Juga: Kelurahan Graha Indah Terbaik Se-Kaltim: Sinergi Pentahelix dan Inovasi Berkelanjutan

Langkah tersebut diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai luhur Pancasila, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat di tengah era globalisasi.

​Acara dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kutai Barat, Suwito. Agenda penting ini juga dihadiri oleh jajaran komando dan institusi vertikal, di antaranya perwakilan Komandan TNI AU, perwakilan Komandan Mako Brimob, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Kalimantan Timur, serta perwakilan dari Polres Kutai Barat, Kodim 0912/Kutai Barat, Kejaksaan Negeri Sendawar, Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Agama.

Baca Juga: Pemkot Samarinda Perketat Pengamanan Aset, Empat CCTV Segera Dipasang di Jembatan Achmad Amins

​Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat, Kepala Kesbangpol Suwito menegaskan bahwa status sebagai purna Paskibra membawa tanggung jawab besar. Tugas mereka tidak serta-merta usai setelah masa pengibaran bendera selesai.

Diklat ini menjadi babak baru bagi mereka untuk bertransformasi menjadi benteng pertahanan bangsa, teladan, serta motor penggerak dalam membumikan nilai Pancasila di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Baca Juga: Kasus Kematian Eks Karyawan PT Lonsum Mulai Temui Titik Terang

​Bupati lewat sambutannya juga menyoroti tantangan berat di era digital. Derasnya arus informasi saat ini dinilai berpotensi mengikis rasa nasionalisme dan semangat gotong royong di kalangan pemuda. Karena itu, melalui Diklat PIP ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam agar menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, cara berpikir, dan dasar bertindak dalam keseharian dengan penuh disiplin.

​Di sisi lain, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Kutai Barat, Ramadan, menjelaskan bahwa diklat ini juga berfungsi sebagai proyeksi jangka panjang.

"Selain penanaman nilai, pelatihan ini dipersiapkan agar para purna Paskibra matang secara ideologi dan siap mengikuti seleksi Duta Pancasila di tingkat berikutnya," tegasnya.

Baca Juga: Graha Indah Wakili Provinsi Kaltim Mengikuti Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional  

​Untuk memaksimalkan materi, Kesbangpol menghadirkan langsung para pakar dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pusat, yakni Sapta Mupkat Tatar Purpa, Fadilliyah, dan Mujahidah.

​Tak hanya itu, Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Pemahaman Pancasila BPIP, Toto Purbiyanto, turut memberikan pembekalan secara virtual melalui zoom meeting.

Toto mengingatkan bahwa Paskibra adalah simbol dari keteladanan dan disiplin tinggi. Dengan modal tersebut, mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kesbangpol #pancasila #ideologi #Kutai Barat #Purna Paskibraka