Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jaga Akses Masyarakat, Pemeliharaan Rutin Dilakukan pada Ruas Existing Tering-Long Bagun, Sepanjang 12 Km

Sunardi Kaltim Post • Sabtu, 4 Juli 2026 | 14:21 WIB
RUTIN: Pemeliharaan ruas jalan existing Tering-Long Bagun. (SUNARDI/KP)
RUTIN: Pemeliharaan ruas jalan existing Tering-Long Bagun. (SUNARDI/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Komitmen menjaga konektivitas masyarakat selama masa konstruksi terus menjadi perhatian pada proyek peningkatan ruas Tering–Long Bagun 8. Selain melaksanakan pekerjaan peningkatan jalan pada segmen utama, PPK Perbatasan 2 juga melakukan pemeliharaan rutin pada ruas existing yang berada di antara Segmen 1 dan Segmen 2, tepatnya mulai STA 45+950 hingga STA 57+937 dengan total panjang sekitar 12 kilometer.

Ruas tersebut tidak termasuk dalam penanganan efektif yang akan ditingkatkan menjadi jalan pengerasan pada paket pekerjaan saat ini. Namun demikian, jalur tersebut tetap menjadi akses utama yang setiap hari digunakan masyarakat, sehingga kondisinya harus tetap dijaga agar dapat dilalui kendaraan, terutama saat curah hujan tinggi.

Baca Juga: DPRD Mahulu Kawal Pembangunan Jalan Mahulu-Kaltara, Devung Paran: Kualitas Harus Jadi Prioritas

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perbatasan 2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Prima F, menjelaskan bahwa keberadaan ruas existing tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan mobilitas selama proyek berlangsung.

"Meskipun ruas ini tidak termasuk dalam lingkup peningkatan jalan berperkerasan pada kontrak, aksesnya tetap harus dipertahankan karena menjadi jalur penghubung yang digunakan masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, kami melaksanakan pemeliharaan rutin agar kondisi jalan tetap fungsional," ujar Prima kepada awak media, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Gubernur Rudy Mas’ud Resmikan Aula SMK 3 Sendawar, Dorong Lahirnya SDM Siap Kerja

Menurut Prima, terdapat sejumlah titik pada ruas tersebut yang memerlukan perhatian khusus. Pada saat hujan deras, badan jalan yang masih berupa jalan existing tanah dan agregat rentan mengalami kerusakan, seperti terbentuknya lubang, alur roda, maupun permukaan yang berlumpur sehingga berpotensi menghambat lalu lintas kendaraan.

Untuk menjaga agar akses tetap dapat dilalui, tim lapangan secara berkala melaksanakan pekerjaan pemeliharaan melalui pengerahan tenaga kerja, alat angkut, dan alat berat. 

Penanganan dilakukan dengan menambahkan material pada lokasi yang mengalami kerusakan, melakukan perataan (grading) badan jalan, serta membentuk kembali permukaan jalan agar tetap aman dilintasi.

"Pemeliharaan ini bersifat responsif. Ketika terdapat titik yang mengalami kerusakan akibat hujan atau intensitas lalu lintas yang tinggi, tim segera melakukan penanganan sehingga akses masyarakat tidak sampai terputus. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga pelayanan jalan selama masa konstruksi," jelas Prima.

Pelaksanaan pekerjaan rutin tersebut direncanakan berlangsung sepanjang masa konstruksi sebagai bagian dari upaya mempertahankan tingkat pelayanan ruas existing hingga seluruh pekerjaan peningkatan jalan selesai dilaksanakan.

Di lapangan, seluruh kegiatan pemeliharaan dilakukan di bawah pengawasan konsultan supervisi dan tim pengawas lapangan. Pengawasan mencakup penentuan lokasi prioritas, metode penanganan, kualitas pekerjaan, hingga evaluasi kondisi jalan setelah dilakukan perbaikan, sehingga setiap tindakan yang dilakukan tetap memenuhi standar teknis dan memberikan manfaat maksimal bagi pengguna jalan.

Melalui pemeliharaan rutin yang berkesinambungan, pemerintah berharap mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu tetap terjaga selama proyek berlangsung. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar selama proses konstruksi berlangsung. (*)

Editor : Duito Susanto
#tering-long bagun #infrastruktur jalan #BBPJN Kaltim #pemeliharaan jalan #Kutai Barat