Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gara-Gara Absensi Kerja, Karyawan Outsourcing PLN di Kubar Tega Tikam Teman Sendiri 6 Kali!

Sunardi Kaltim Post • Senin, 6 Juli 2026 | 18:02 WIB
OLAH TKP: Petugas kepolisian dari Polres Kutai Barat saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara di Posko PLN Kampung Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok. (IST)
OLAH TKP: Petugas kepolisian dari Polres Kutai Barat saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara di Posko PLN Kampung Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok. (IST)

SENDAWAR– Kasus penganiayaan berat menggemparkan warga Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Hanya karena dipicu kesalahpahaman terkait absensi atau kehadiran kerja, seorang karyawan outsourcing PT. PLN nekat menikam rekan kerjanya sendiri sebanyak enam kali menggunakan senjata tajam jenis badik. 

Peristiwa berdarah ini terjadi di Posko PLN Kampung Mencimai RT. 05 No. 55, Kecamatan Barong Tongkok, pada pagi hari Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 07.55 WITA. ​Berdasarkan informasi yang disampaikan   berhasil dihimpun peristiwa tragis ini bermula dari masalah sepele di lingkungan kerja. Korban, MR (22), menegur J (33), karena dinilai tidak memberikan informasi mengenai ketidakhadirannya saat bekerja. Teguran tersebut rupanya membuat pelaku ini naik pitam. 

Pelaku merasa tersinggung karena mengaku dirinya sebenarnya sudah melapor langsung kepada pihak koordinator atau pengawas lapangan. ​Ketegangan meningkat dengan cepat sempat terjadi cekcok adu mulut, pelaku kemudian masuk ke dalam posko.

Secara spontan, pelaku memukul kepala sang koordinator, Situasi semakin mencekam ketika pelaku berjalan ke luar menuju area parkir untuk mengambil sebilah senjata tajam jenis badik yang disimpannya di dalam jok sepeda motor.

Baca Juga: Fakta di Balik Pengadangan UAS di Kutai Barat, Hanya Mobil Tim, Bukan UAS

​Melihat gelagat berbahaya tersebut, rekan kerja mereka yang berada di lokasi, R (33), sempat mencoba meredam situasi. Saksi dengan sigap memeluk tubuh Jamaludin dari belakang untuk mencegah aksi nekat tersebut. Namun, karena kalah tenaga, pelukan saksi terlepas sehingga pelaku berhasil mendekati korban dan menghujamkan badiknya sebanyak enam kali. 

Tidak berhenti sampai di situ, sebelum melarikan diri dari tempat kejadian perkara, pelaku bahkan sempat menabrakkan sepeda motornya ke arah korban yang sudah bersimbah darah. ​Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Kubar, Iptu Sukoco, Senin (6/7/2026), mengatakan pasca-kejadian, korban langsung dilarikan oleh saksi ke RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka berat yang dideritanya.

​Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Kutai Barat bergerak cepat merespons laporan warga. Pelaku beserta barang bukti sebilah badik kini telah berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. "Motif peristiwa ini murni karena masalah absensi pekerjaan dan tidak ada motif lain. Akibat salah paham tersebut timbul cekcok yang mengakibatkan penganiayaan berat, dan saat ini tersangka sudah resmi diamankan dan ditahan di Polres Kutai Barat, " pungkas Sukoco.  (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Barong Tongkok #kubar #Kutai Barat