Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Konferda GKII DMKB XXXIV Resmi Dibuka, Bahas Arah Pelayanan dan Kepemimpinan

Sunardi Kaltim Post • Kamis, 9 Juli 2026 | 09:10 WIB
Pemukulan gong oleh Asisten I Setkab Kutai Barat, Nopandel, menandai pembukaan Konferda GKII DMKB XXXIV di Kutai Barat.
Pemukulan gong oleh Asisten I Setkab Kutai Barat, Nopandel, menandai pembukaan Konferda GKII DMKB XXXIV di Kutai Barat.

 
KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat resmi membuka Konferensi Daerah (Konferda) Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Mahakam Kutai Barat (DMKB) ke-XXXIV Tahun 2026 di Gereja GKII Barong Tongkok, Rabu (8/7) malam.

Mewakili Bupati Kutai Barat, Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Nopandel, hadir membuka kegiatan yang mengusung tema “Growing Together”. Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi keagamaan, melainkan momentum strategis bagi pelayanan gereja.

Konferensi ini menjadi forum penting bagi GKII DMKB untuk menjalankan tiga fungsi utama dalam menatap masa depan pelayanan gereja. Pertama, evaluasi kinerja dengan meninjau secara menyeluruh pelaksanaan pelayanan pada periode sebelumnya.

Baca Juga: Tiongkok Tetap Dominan, Impor Nonmigas Kaltim dari Malaysia Merosot Tajam

Kedua, penyusunan strategi melalui perumusan program kerja yang adaptif, terutama dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat saat ini.

Ketiga, regenerasi kepemimpinan melalui pemilihan kepengurusan baru yang diharapkan memiliki semangat melayani serta mampu menghadirkan pembaruan sesuai kebutuhan jemaat.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan Nopandel, ditegaskan bahwa konferensi ini merupakan kesempatan strategis untuk merumuskan langkah nyata yang berdampak luas, baik bagi internal jemaat maupun masyarakat secara umum.

“Konferensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan gereja sekaligus merumuskan langkah-langkah yang mampu menjawab tantangan pelayanan di tengah perkembangan masyarakat dan kemajuan teknologi,” ujar Nopandel membacakan sambutan bupati.

Di mata Pemkab Kutai Barat, GKII merupakan mitra strategis dalam pembangunan daerah. Keberadaan gereja diharapkan terus menjadi pilar dalam membangun kualitas mental, moral, dan spiritual masyarakat.

Pemerintah juga berharap GKII terus berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi jemaat.

Nopandel mengajak seluruh peserta konferensi untuk memanfaatkan forum tersebut dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan musyawarah. Perbedaan pandangan selama persidangan diharapkan menjadi kekuatan untuk menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk Warga Kubar, Urus Paspor Kini Lebih Dekat dan Mudah

“Melalui konferensi ini, diharapkan terpilih kepengurusan yang mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat persatuan jemaat, serta terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kutai Barat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#GKII DMKB #Konferda GKII #Nopandel #Gereja Kemah Injil Indonesia