KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 3 Sendawar tahun ajaran ini tampil berbeda. Mengusung konsep yang segar dan jauh dari kesan monoton, sekolah kejuruan ini menggandeng kontraktor pertambangan ternama, PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Juga sejumlah instansi lainnya untuk membekali 193 murid baru agar lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan pendidikan. Kepala Sekolah SMKN 3 Sendawar, Hj Hayani, melalui Ketua Panitia MPLS, Rahman menekankan fokus utama penyelenggaraan MPLS tahun ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi murid baru.
Menurutnya, hal tersebut adalah "sentuhan pertama" yang krusial sebelum para murid memulai proses belajar-mengajar secara intensif. "Ketika mereka sudah merasa aman dan nyaman, maka ke depannya mereka akan lebih enjoy dalam mengikuti setiap proses pembelajaran di sini," ungkapnya, Senin (13/7).
Baca Juga: DPRD Kaltim Soroti Jalan Nyaris Putus di Sebuntal, UPTD Siapkan Penanganan Darurat
Sebanyak 193 murid baru yang terbagi ke dalam enam rombongan belajar dari tiga jurusan yang ada, mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang agar tidak membosankan. Untuk memperkaya wawasan murid, panitia menghadirkan lima narasumber dari berbagai sektor strategis.
Dalam kegiatan ini, pihak sekolah berkolaborasi dengan lima mitra strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan karakter dan wawasan murid, yakni Puskesmas Barong Tongkok, memberikan edukasi terkait kesehatan murid.
Lalu PT Pamapersada Nusantara (PAMA), berbagi wawasan dunia kerja dan industri. PT United Tractors, memperkenalkan dunia alat berat. Kemudian Kodim 0912/Kubar, memberikan materi kedisiplinan dan bela negara, serta Kejaksaan Negeri Kutai Barat, yang memberikan edukasi hukum sejak dini.
Pihak sekolah menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan PT Pamapersada Nusantara, mengingat kerjasama ini merupakan bagian dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah berjalan baik selama ini.
Baca Juga: Gali Fondasi Rumah, Pekerja di Balikpapan Temukan Bom Perang Dunia II Seberat 50 Kg
Lebih jauh, pihak sekolah berharap agar kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) tidak berhenti pada momen MPLS saja. Sekolah menargetkan peningkatan intensitas kehadiran pihak perusahaan di lingkungan sekolah, misalnya melalui agenda kunjungan rutin mingguan.
"Kami berharap perusahaan dapat lebih sering hadir di sekolah, seperti ada sesi pengajaran rutin seminggu sekali dari praktisi perusahaan (kelas industri). Dengan cara ini, murid diharapkan lebih dekat dan familiar dengan dunia kerja, sehingga kesiapan mental dan keterampilan mereka semakin terasah sebelum lulus nanti," tutup.
Pada kesempatan yang sama pamateri dan narasumber Muhammad Nur Rohman HS sebagai Maintenance Instructor Expert di PAMA menyampaikan dengan diberikannya materi tentang 'The Power of Personal Branding,’ besar harapan para siswa bisa lebih cepat mengenali tentang pribadi dan potensi masing-masing.
Sehingga bisa menyusun road map tiga tahun ke depan untuk mengarahkan para siswa mencapai cita-cita yang diinginkan. Jika para siswa sudah mengenali potensi dirinya maka proses belajar mengajar akan lebih terarah dan bisa melahirkan generasi yang berkualitas dan punya daya saing tinggi untuk bisa masuk ke dunia usaha dan dunia industri.
Sementara itu Perwakikan PT Pamapersada Nusantara, melalui CSR Officer, Elyfas mengatakan investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia. Karena itu, melalui kemitraan dengan SMKN 3 Sendawar, pihaknya berharap dapat ikut mendukung lahirnya lulusan yang kompeten, berkarakter, berbudaya keselamatan, dan mampu bersaing di dunia industri maupun menjadi wirausahawan.
Kehadiran perusahaan dalam kegiatan MPLS adalah memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja kepada murid baru. "Dengan berbagi pengalaman langsung, siswa mendapatkan wawasan tentang profesi, alur kerja, dan budaya profesional yang belum mereka dapatkan di bangku kelas biasa," jelasnya.
Baca Juga: Perang Melawan Narkoba Dimulai, Polda Kaltim Matangkan Operasi Antik Mahakam
Melalui MPLS, perusahaan dapat memberikan motivasi murid baru. Menanamkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kerja tim, dan kejujuran yang merupakan elemen vital dalam dunia profesional, sekaligus membantu membentuk mentalitas siswa agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
Melalui sinergi ini, SMKN 3 Sendawar optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan siap pakai di dunia industri. (ADV)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo