KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Rangkaian Pentas Seni dan Budaya Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 resmi berakhir. Acara penutupan yang digelar di Taman Budaya Sendawar (TBS), Senin (27/7) malam, dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Mobilala.
Mewakili Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, Mobilala membacakan sambutan yang berisi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada panitia penyelenggara, para seniman, penggiat sanggar seni, perangkat daerah, hingga masyarakat yang turut mendukung terselenggaranya Pentas Seni dan Budaya 2026.
Baca Juga: Layar Masuk Daftar Cabor Terancam Dicoret dari Porprov 2026, Tunggu Keputusan KONI Kaltim
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Pentas Seni dan Budaya menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan kebudayaan sebagai identitas masyarakat Kutai Barat.
"Keberagaman suku dan etnis yang ada di Kabupaten Kutai Barat merupakan kekayaan yang harus terus dijaga sebagai perekat persatuan dan keharmonisan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman," ujar Mobilala saat membacakan sambutan Bupati.
Selain melestarikan kesenian, pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga bahasa daerah dan tradisi lokal. Upaya tersebut dinilai penting sebagai fondasi peradaban sekaligus jati diri masyarakat di tengah derasnya arus modernisasi.
Pemkab Kutai Barat juga menekankan pentingnya mengembangkan seni dan budaya secara beriringan dengan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di era digital, generasi muda dan para pelaku seni didorong terus berkarya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial. Langkah ini diharapkan mampu memperluas promosi seni dan budaya Kutai Barat hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Baca Juga: Perkuat Layanan Purnajual, Astra Motor Kalimantan Timur 2 Resmikan AHASS Sukses Perkasa Abadi
Pentas Seni dan Budaya Kabupaten Kutai Barat 2026 ditutup dengan penampilan tari tradisional dan hiburan musik yang memeriahkan suasana. Ribuan warga yang memadati kawasan Taman Budaya Sendawar turut menyaksikan malam penutupan tersebut. (*)
Editor : Ery Supriyadi