KALTIMPOST.ID-Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Senin (17/8).
Proses berlangsung khidmat dengan Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani bertindak sebagai inspektur upacara.
Penurunan bendera tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian peringatan kemerdekaan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan perlu diteruskan melalui pengabdian dan kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Upacara HUT Ke-81 RI di Balikpapan Timur Diikuti 2.100 Peserta, Perkuat Persatuan Warga
Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu bagian penting dalam prosesi tersebut. Upacara dipimpin Ipda Moch Aldian Yulia Saputra sebagai komandan upacara.
Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2023 tersebut memimpin jalannya prosesi hingga penurunan Merah Putih.
Sementara itu, Muhammad Fajar Dwi Saputra dari SMK 2 Sendawar dipercaya sebagai pembentang bendera. Amelia Putri dari SMK 1 Tering mendapat tugas sebagai pembawa baki.
Keterlibatan pelajar dalam tugas tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nasionalisme generasi muda.
Mereka telah melalui proses persiapan sebelum dipercaya menjalankan tugas pada momentum peringatan kemerdekaan.
Bupati Kubar Frederick Edwin menilai generasi muda yang terlibat dalam rangkaian tersebut memiliki potensi untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah pada masa mendatang. “Mereka calon-calon pemimpin Kubar pada masa yang akan datang,” ujar Frederick.
Peringatan HUT ke-81 RI juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan lintas elemen di Kubar.
Jajaran pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), TNI-Polri, hingga masyarakat terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Baca Juga: 81 Tumpeng Warnai HUT RI di Balikpapan Timur, Jadi Simbol Gotong Royong Warga
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan tidak berhenti setelah seluruh agenda kemerdekaan selesai.
Semangat persatuan dan gotong royong menjadi modal sosial yang diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Momentum kemerdekaan juga membawa pesan bagi generasi muda agar terus membangun karakter, meningkatkan prestasi, serta mempertahankan rasa cinta terhadap tanah air.
Nilai tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui peran nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Berakhirnya rangkaian HUT ke-81 RI dengan penurunan Merah Putih sekaligus menandai selesainya agenda peringatan kemerdekaan tahun ini di Kubar.
Namun, semangat yang dibangun sepanjang rangkaian kegiatan diharapkan tetap terjaga.
Nilai nasionalisme, persatuan, dan kebersamaan yang muncul dalam momentum kemerdekaan menjadi bekal untuk mendorong pembangunan Kubar agar semakin berdaya saing, sejahtera, dan bermartabat. (rd)
Editor : Romdani.