KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola pemerintahan dan percepatan pembangunan manusia. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda) Kutai Barat sukses membawa daerah ini meraih peringkat pertama se-Kalimantan Timur dalam penginputan data Web Aksi Bangda (Bina Bangda) Stunting yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kubar, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Melawan, Pemkot Bontang Gugat PT Glora Kaltim ke PN Bontang
Kegiatan strategis yang menjadi bagian dari tindak lanjut pelaksanaan Aksi Bangda ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Kepala Bidang Sosial dan Budaya (Sosbud), perwakilan perangkat daerah terkait, jajaran kecamatan, puskesmas, serta petugas Keluarga Berencana (KB).
Keberhasilan menduduki posisi puncak tingkat regional ini disambut antusias oleh jajaran Bappeda Kubar. Kepala Bidang PPM Bappeda Kutai Barat, Apriani, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas penginput dan perangkat daerah yang telah menunjukkan sinergi, komitmen, dan dedikasi luar biasa dalam mendukung pelaksanaan program penanganan stunting.
"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas serta OPD terkait. Luar biasa, untuk penginputan saat ini kita berhasil meraih peringkat 1 se-Kalimantan Timur. Tahun ini kita membuktikan komitmen yang sangat kuat," tegas Apriani.
Baca Juga: Penutupan HKG PKK Kubar Meriah, Lyodra Jadi Penampil Utama
Kendati telah sukses mengamankan posisi pertama se-Kaltim, Pemkab Kutai Barat tidak lekas berpuas diri. Apriani menekankan bahwa capaian kuantitatif tersebut harus segera dikawal dengan peningkatan kualitas data dan pelaporan.
Ia menegaskan, kelengkapan penginputan merupakan fondasi awal yang wajib dipastikan keakuratannya agar dapat dipertanggungjawabkan secara substansial demi mendukung pemerintah daerah menyusun program dan kebijakan yang tepat sasaran.
Menurutnya, data stunting yang valid akan menjadi acuan utama dalam menentukan kebutuhan pembangunan serta alokasi belanja daerah agar benar-benar menyentuh serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Sebagai bentuk motivasi dan apresiasi atas kinerja maksimal para pemangku kepentingan, Bappeda Kubar juga memberikan perhatian khusus berupa penghargaan bagi perangkat daerah yang berhasil masuk dalam tiga besar kinerja penginputan terbaik.
Usai sesi pembukaan dan pengarahan strategis, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi pendampingan teknis penginputan data yang dipandu langsung oleh Pejabat Fungsional Perencana Bappeda Kutai Barat, Melita Sumarni.
Melalui momentum prestasi ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat optimis pengelolaan data stunting akan semakin solid demi mempercepat penanganan stunting secara berkelanjutan. (*)
Editor : Sukri Sikki