Bupati Kutai Barat Apresiasi Perjuangan Petugas Pemadam di Tengah Kobaran Api

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 08:48 WIB
Petugas berjibaku memadamkan api di garis terdepan saat penanganan kebakaran di Kutai Barat.
Petugas berjibaku memadamkan api di garis terdepan saat penanganan kebakaran di Kutai Barat.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Bencana kebakaran kerap menjadi ujian berat yang menguji ketahanan, kesiapsiagaan, dan solidaritas sebuah daerah. Di tengah ancaman kobaran api yang membakar lahan maupun permukiman, selalu ada barisan pahlawan tanpa tanda jasa yang mempertaruhkan tenaga, waktu, bahkan keselamatan diri.

Merespons hal tersebut, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi dan penghormatan mendalam kepada seluruh unsur yang berada di garis terdepan dalam memadamkan api.

“Apresiasi ini ditujukan langsung kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), jajaran TNI dan Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, Manggala Agni, hingga seluruh elemen masyarakat yang turut serta turun tangan,” ungkapnya kepada Kaltim Post, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Rayakan Kemerdekaan, Lapas Narkotika Samarinda Ramaikan Pawai, Hadirkan Satwa dan Hasil Kebun Warga

Sikap yang ditunjukkan para petugas dan relawan di lapangan merupakan wujud nyata pengabdian. Frederick Edwin menegaskan, para pejuang tersebut bekerja tanpa mengenal lelah.

Mereka mengesampingkan rasa letih, mengabaikan kondisi fisik yang sudah kelelahan, dan terus maju menerobos panas serta pekatnya asap demi satu tujuan, yakni menjinakkan api dan melindungi keselamatan warga.

Saat sebagian orang mencari tempat aman dari amukan api, para pejuang di garis depan justru melangkah maju. Kelelahan fisik seolah sirna demi menjalankan tanggung jawab kemanusiaan dan menjaga lingkungan.

Langkah sigap yang dikoordinasikan dengan kepemimpinan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja.

Sinergi lintas sektoral, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah tingkat lokal, hingga kesadaran masyarakat, menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat.

Apresiasi dari Frederick Edwin bukan sekadar ucapan terima kasih formal, melainkan pengingat moral bagi seluruh masyarakat Kutai Barat bahwa mencegah dan memadamkan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama.

Baca Juga: Pipa Gas Bocor Terdampak Proyek Drainase, Jargas Sejumlah Wilayah Api-Api Bontang Ditutup

“Mari kita bersama-sama tingkatkan kewaspadaan dan respons cepat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan,” ajaknya.

Pengorbanan para petugas pemadam di lapangan harus dibarengi dengan peningkatan kewaspadaan bersama untuk mencegah kebakaran serta menjaga kelestarian alam agar tragedi serupa tidak terus berulang.

“Semoga dedikasi para pejuang di garis depan ini senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
BPBD Kutai Barat kebakaran Kutai Barat Frederick Edwin manggala agni pemadam kebakaran