KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan di Kabupaten Kutai Barat. Di bawah komando langsung Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan bersama Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, jajaran Polres Kutai Barat bersama TNI, Brimob, BPBD, dan masyarakat berhasil menangani serta memadamkan dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (25/8/2026).
Kehadiran langsung para pimpinan di garis depan memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terkoordinasi.
Kejadian pertama bermula sekitar pukul 18.05 Wita di Kampung Sumber Sari RT 09, Kecamatan Barong Tongkok. Personel Polres Kutai Barat bersama Polsek Barong Tongkok dan BPBD Kabupaten Kutai Barat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman menggunakan lima unit kendaraan khusus BPBD.
Baca Juga: 167 CCTV B-Connect Aktif, Warga Balikpapan Bisa Pantau Lalu Lintas dari HP
Untuk mendukung kelancaran pasokan air, satu unit kendaraan R4 Sat Samapta Polres Kutai Barat yang membawa tandon air berkapasitas 1.000 liter turut dikerahkan ke lokasi.
Di tengah operasi, Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan dan Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kutai Barat hadir langsung untuk memantau sekaligus membantu upaya pemadaman api.
Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dipadamkan pada pukul 19.55 Wita. Pemadaman kemudian dilanjutkan dengan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Belum lama berselang, insiden kedua terjadi sekitar pukul 20.30 Wita di Kampung Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare.
Menghadapi cakupan area yang lebih luas, Kapolres Kutai Barat kembali turun tangan memimpin langsung upaya pemadaman di lapangan bersama jajaran PJU.
Penanganan dilakukan secara masif dan terpadu dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Kutai Barat, Polsek Barong Tongkok, Brimob Kutai Barat, Koramil Barong Tongkok, delapan unit kendaraan khusus BPBD, satu unit mobil Rantis Damkar Kodim 0912/Kutai Barat, dua unit kendaraan R4 Polres Kutai Barat, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Baca Juga: Penikaman Maut di SPBU Km 4 Balikpapan, Pria Tewas dengan Tujuh Luka Tusuk, Terduga Pelaku Ditangkap
Kerja keras seluruh unsur yang terlibat akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.00 Wita.
Selepas pemadaman, tim gabungan langsung melaksanakan pendinginan dan pemantauan lanjutan terhadap potensi kemunculan titik api. Tim juga berkoordinasi dengan perangkat Kampung Mencimai untuk pengamanan pascapemadaman.
Selain itu, Polres Kutai Barat mengumpulkan bahan keterangan untuk menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran.
Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan menegaskan, soliditas dan kerja sama antarlembaga merupakan kunci utama dalam mengatasi ancaman karhutla di wilayahnya.
“Sinergi antara Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat sangat penting dalam penanganan karhutla, khususnya untuk mencegah api meluas dan mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujarnya.
Berkat respons cepat dan kepemimpinan proaktif di lapangan, situasi keamanan di wilayah hukum Polres Kutai Barat berada dalam keadaan aman dan terkendali.
Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi titik api di lingkungan sekitar.
Meta deskripsi: Dua karhutla di Barong Tongkok berhasil dipadamkan. Polisi, TNI, BPBD, Brimob, dan warga bersinergi mencegah api meluas. (*)
Editor : Ery Supriyadi