Pemkab Kubar Salurkan Bantuan Longsor Muara Baroh, Jalan Rusak Segera Diperbaiki

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 08:35 WIB
Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak longsor di Kampung Muara Baroh, Kecamatan Muara Pahu.
Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak longsor di Kampung Muara Baroh, Kecamatan Muara Pahu.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak tanah longsor di Kampung Muara Baroh, Kecamatan Muara Pahu. Bantuan tanggap darurat tersebut diserahkan langsung Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Selasa (8/9/2026).

Penyaluran logistik menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah. Di lokasi kejadian, garis pengaman juga telah dipasang untuk mengantisipasi potensi pergerakan tanah susulan di sekitar permukiman warga.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, susu kaleng, hingga perlengkapan tidur bagi keluarga terdampak. Pemenuhan kebutuhan dasar tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.

Baca Juga: Water Bombing Disiagakan, Karhutla Samarinda Capai 275,21 Hektare

Nanang menegaskan Pemkab Kubar berupaya memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani dengan cepat.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga yang terdampak,” ujar Nanang.

Pada kesempatan yang sama, Nanang bersama rombongan meninjau kondisi infrastruktur di Kampung Muara Baroh. Jalan penghubung yang mengalami kerusakan akibat longsor menjadi salah satu fokus pemantauan.

Nanang menilai akses tersebut memiliki fungsi vital bagi mobilitas harian dan perputaran ekonomi masyarakat. Kerusakan yang dibiarkan berpotensi mengganggu aktivitas angkutan komoditas maupun lalu lintas warga setempat.

“Untuk infrastruktur jalan juga menjadi perhatian kita dan perlu segera diperbaiki,” tegasnya.

Menurut Nanang, pemulihan pascabencana harus dilakukan secara terpadu. Selain memenuhi kebutuhan sosial warga terdampak, pemerintah juga perlu segera membenahi fasilitas publik yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: Fiskal Menyempit, Bontang Raih Tiga Predikat Terbaik dan Rp7 Miliar

“Penanganan pascabencana perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, pemerintah daerah juga perlu memperhatikan kondisi infrastruktur serta kebutuhan lain yang berkaitan dengan pemulihan aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran instansi teknis turut mendampingi di lokasi. Di antaranya perwakilan Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat.

Hadir pula pejabat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Camat Muara Pahu, serta Petinggi Kampung Muara Baroh.

Kehadiran lintas instansi tersebut bertujuan mematangkan pemetaan teknis di lapangan. Dengan demikian, proses perbaikan jalan dan rehabilitasi lingkungan dapat segera dilaksanakan secara tepat sasaran. (*)

Editor : Ery Supriyadi
ongsor Muara Baroh bantuan longsor Nanang Adriani muara pahu Kutai Barat