Fiskal Menyempit, Bontang Raih Tiga Predikat Terbaik dan Rp7 Miliar

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Ruang fiskal Kota Bontang tengah menyempit. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi Pemerintah Kota Bontang mencatat sejumlah prestasi sepanjang 2026.
Bontang meraih tiga predikat Terbaik I Regional Kalimantan dalam tiga kategori berbeda. Dari capaian tersebut, pemerintah memperoleh dana apresiasi dengan total Rp7 miliar.
Capaian itu disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam Rapat Paripurna DPRD Bontang, Senin (7/9/2026), saat menyampaikan nota keuangan Rancangan Perubahan APBD Kota Bontang 2026.
Baca Juga: 15 Ucapan Hari Pamong Praja 2026 Inspiratif dan Penuh Makna, Apresiasi untuk Pengabdi Masyarakat
Neni mengatakan berbagai penghargaan tersebut menjadi bukti keterbatasan fiskal tidak semestinya menghambat pemerintah dalam meningkatkan kinerja.
“Capaian ini menunjukkan bahwa keterbatasan fiskal tidak harus menjadi keterbatasan dalam bekerja,” kata Neni.
Predikat pertama diraih Bontang pada Mei 2026 melalui kategori Penurunan Tingkat Pengangguran. Atas capaian tersebut, pemerintah memperoleh dana apresiasi sebesar Rp3 miliar.
Dana itu telah diadministrasikan dalam struktur Perubahan APBD 2026. Pemanfaatannya diarahkan untuk peningkatan sumber daya manusia tenaga kerja, infrastruktur pelayanan publik, serta penanganan stunting.
Menurut Neni, salah satu instrumen yang mendukung pengendalian tenaga kerja di Bontang ialah Teman Naker. Melalui sistem tersebut, perusahaan diminta memasukkan kebutuhan tenaga kerja sehingga pemerintah dapat mendorong pemenuhan tenaga kerja lokal.
Dua predikat Terbaik I berikutnya diraih pada 3 September 2026. Keduanya berasal dari kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




