KALTIMPOST.ID-Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kutai Barat (Kubar) mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII. Delapan atlet disiapkan untuk bersaing pada enam nomor balap motor yang dipertandingkan.
Kontingen Kubar akan turun pada kategori beginner perorangan dan beregu untuk usia 8–13 tahun. Kemudian, standar perorangan dan beregu usia 14–19 tahun, serta modifikasi perorangan dan beregu usia 16–22 tahun.
Untuk meningkatkan kesiapan atlet, IMI Kubar menggelar training center (TC) di dua lokasi. Latihan berlangsung di kawasan depan Kantor DPRD Kubar serta lapangan parkir Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara.
“Tempat training center ada dua lokasi, yaitu di Kubar depan Kantor DPRD dan di Tenggarong memanfaatkan lapangan parkir Stadion Aji Imbut,” kata Ketua IMI Kubar Rain Doni, Minggu (13/9).
Baca Juga: Listrik di Kaltim Kerap Biarpet, DPRD Desak PLN Buka Data Kondisi Pembangkit dan Cadangan Daya
Program TC dilaksanakan secara berkala setiap dua pekan. Salah satu fokus latihan saat ini adalah membiasakan atlet dengan spesifikasi sepeda motor yang akan digunakan dalam pertandingan.
Menurut Rain, proses adaptasi menjadi penting karena terdapat perbedaan teknis antara kendaraan yang biasa digunakan atlet dengan spesifikasi motor pada Porprov.
“Sejauh ini anak-anak tetap butuh adaptasi dengan motor spek standar yang dipakai latihan dan yang dipertandingkan nanti,” ujarnya.
Ketua KONI Kubar Alsiyus menyambut positif persiapan tersebut. Balap motor dinilai menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbangkan prestasi bagi Kubar.
“Harapannya mental dan semangat bertanding anak-anak semakin terasah sehingga bisa membuahkan prestasi maksimal di Porprov mendatang,” katanya.
Optimisme itu juga ditopang besarnya minat terhadap olahraga balap motor di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Menurut Alsiyus, masih banyak talenta muda potensial yang belum sepenuhnya terekspos.
Persiapan menuju Porprov sekaligus diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi atlet muda agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi prestasi di tingkat daerah maupun lebih tinggi. (rd)
Editor : Romdani.