SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) membidik kelompok pemilih pemula agar tidak sekadar menjadi penonton dalam pesta demokrasi. Lewat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pemkab Kubar mengumpulkan 60 pelajar tingkat SMA/sederajat se-Kecamatan Muara Lawa untuk dibekali pendidikan politik di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Muara Lawa, Rabu (16/9/2026).
Program bertajuk 'Peran Pemilih Muda dalam Menentukan Masa Depan Bangsa' ini digelar khusus untuk mencetak pemilih muda yang kritis, rasional, dan tidak gampang tergiur politik uang.
Pemkab Kubar menilai kelompok pelajar yang baru memasuki usia memilih ini perlu dibentengi pemahaman demokrasi yang benar sebelum menggunakan hak suaranya di bilik suara.
Camat Muara Lawa, Gusti Muhammad Fadli, saat membacakan sambutan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran politik sejak dini kepada para siswa tersebut.
"Hak pilih yang dimiliki bukan hanya sebuah hak, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut menentukan arah pembangunan dan masa depan Kutai Barat. Kami berharap para pemilih muda bisa menjadi pemilih yang cerdas, kritis, berintegritas, serta tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan sesaat," ujarnya.
Tak cuma menyasar pemahaman teori, edukasi ini disiapkan untuk meredam sikap apatis di kalangan generasi muda dan mengajari mereka cara menyikapi perbedaan pilihan politik dengan dewasa tanpa merusak kedamaian daerah.
Agar materi tersampaikan tepat sasaran, Kesbangpol Kubar memboyong langsung para pemangku kepentingan pemilu sebagai pembicara. Di antaranya Kabid Poldagri dan Ormas Kesbangpol Kubar Aspiah Nur, Ketua KPU Kutai Barat Rintar Pasaribu.
Lewat pembekalan ini, 60 pelajar Muara Lawa tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak partisipasi pemilih yang berkualitas dan membawa dampak positif bagi pembangunan Kutai Barat ke depan. (*)
Editor : Ismet Rifani