KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mematangkan rencana rekonstruksi sejumlah ruas jalan utama di wilayah Sendawar. Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi dan presentasi perencanaan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, di Ruang Rapat Koordinasi Sekretariat Daerah, Kamis (17/9/2026).
Rekonstruksi tersebut mencakup jalur strategis mulai dari Simpang Linggang Bigung–Simpang Raya–Sumber Sari–Sekolaq Muliaq hingga Mentiwan. Penanganan tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kualitas badan jalan, tetapi juga mencakup penataan drainase, trotoar, akses fasilitas publik, serta pembenahan kawasan di sepanjang koridor.
Baca Juga: Pemkab Kutai Barat Dorong Peningkatan Konektivitas dan Keselamatan Transportasi di Peringatan Hubnas
Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa perencanaan harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan perkembangan kawasan Sendawar dalam jangka panjang. Ia meminta seluruh aspek teknis dan nonteknis dipersiapkan sejak dini.
"Perencanaan harus kita lihat untuk jangka panjang. Jalan yang dibangun harus memberikan manfaat luas, mendukung perkembangan wilayah, dan mampu melayani kebutuhan masyarakat ke depan,” ujar Edwin.
Baca Juga: Anggaran Pendidikan Kutim Menyusut, Disdikbud Kurangi Cakupan Sejumlah Program
Dari segi nonteknis, Bupati menginstruksikan Sekretariat Daerah untuk memfasilitasi koordinasi serta penyelesaian kendala administratif maupun komunikasi dengan warga, pemilik lahan, dan pelaku usaha di sepanjang koridor.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis. "Persoalan sosial maupun nonteknis yang berkaitan langsung dengan masyarakat harus kita selesaikan secara humanis melalui dialog yang konstruktif,” tegasnya.
Baca Juga: Diskes Balikpapan Instruksikan Faskes Siaga KLB Diare Saat Musim Kemarau
Sementara dari sisi teknis, penataan jalan diminta memperhatikan bahu jalan, trotoar di area beraktivitas tinggi, serta integrasi sistem drainase guna mencegah genangan air dan banjir. Akses menuju fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit juga menjadi perhatian utama.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Victory, Direktur Perumda Air Minum Untung Surapati, para Asisten, kepala dinas, badan, tim konsultan, serta jajaran terkait.
Baca Juga: Debit Air Baku Sungai Sangatta Turun, Produksi Perumdam TTB Berkurang 15 Persen
Melalui pematangan ini, Pemkab Kutai Barat berharap hadirnya infrastruktur yang andal untuk memperkuat konektivitas dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
Editor : Sukri Sikki