KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Pemadaman listrik yang kerap dialami masyarakat di wilayah pelayanan ULP PLN Melak dalam beberapa waktu terakhir akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak Manajemen PT PLN (Persero) ULP Melak. Kondisi kelistrikan yang belum stabil tersebut dipicu oleh kombinasi pemeliharaan dan gangguan pada unit pembangkit.
Manajer ULP PLN Melak, Agung Putra Raharjo menyampaikan bahwa gangguan operasional pembangkit yang terjadi secara bersamaan dengan masa pemeliharaan telah berdampak langsung pada berkurangnya pasokan daya yang tersedia di Sistem Melak.
"Kondisi yang terjadi tidak disebabkan oleh satu faktor saja. Dalam periode terakhir, salah satu faktor yang berpengaruh adalah berkurangnya daya mampu pembangkit akibat adanya unit yang menjalani pemeliharaan maupun yang mengalami gangguan," ujarnya kepada kaltimpost.id, Minggu (20/9/2026).
Baca Juga: Ditangkap di Hotel Muara Wahau, Dua Pria Diamankan dengan Puluhan Poket Sabu
Untuk mencegah dampak yang lebih luas serta menjaga stabilitas sistem tetap terkendali, PLN terpaksa menerapkan pola penyesuaian operasi dan pengoperasian pengaturan beban secara terbatas.
Terkait langkah konkret penanganan, PLN menegaskan saat ini tengah berupaya melakukan percepatan perbaikan terhadap unit-unit pembangkit yang mengalami kendala teknis. Selain fokus pada sektor pembangkitan, pengawasan dan pemeliharaan pada jaringan distribusi serta transmisi juga terus digencarkan secara berkesinambungan.
Meski demikian, pihak PLN belum dapat memberikan kepastian tanggal atau waktu pasti kapan pasokan listrik di Sistem Melak dapat sepenuhnya kembali normal. Hal ini disebabkan oleh sifat operasional sistem kelistrikan yang sangat dinamis dan bergantung pada evaluasi teknis di lapangan.
"Kami memahami kepastian waktu sangat penting bagi masyarakat. Namun, kondisi sistem kelistrikan sangat dinamis dan bergantung pada kesiapan pembangkit, jaringan, serta operasional lainnya. Karena itu, PLN belum dapat memastikan waktu tertentu kapan kondisi sistem sepenuhnya kembali normal," jelasnya.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Olahraga, IPF Paser Gelar Coaching Clinic Pelatih Pickleball Pertama di Kaltim
Mengenai rencana penguatan infrastruktur jangka panjang dan penambahan kapasitas daya, PLN memastikan bahwa evaluasi terus dilakukan secara berkala seiring dengan pertumbuhan kebutuhan daya di wilayah Melak dan sekitarnya. Setiap rencana pengembangan akan disesuaikan dengan kebutuhan teknis daerah.
Menanggapi ketidaknyamanan yang dirasakan warga dan pelaku usaha, PLN melayangkan permohonan maaf yang mendalam serta meminta dukungan dan pengertian dari seluruh pelanggan.
"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini melalui kanal resmi PLN. Bagi pelaku usaha maupun fasilitas pelayanan publik yang memerlukan kontinuitas pasokan, kami sarankan untuk menyiapkan langkah antisipasi operasional mandiri," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki