KALTIMPOST.ID-Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat menjadi perhatian PT Trubaindo Coal Mining (TCM).
Perusahaan tambang tersebut menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga Kampung Jengan Danum dan sekitarnya, Kecamatan Damai, Kutai Barat, Selasa (20/10).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Jengan Danum itu mendapat sambutan masyarakat. Sejak pelayanan dibuka pukul 09.00 Wita, warga berdatangan untuk memeriksakan kondisi kesehatan.
HSEC Manager PT TCM Agus Rifai mengatakan, layanan kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, terutama kelompok rentan.
Baca Juga: Kobaran Api Nyaris Menjalar ke Gereja di Balikpapan, Satu Hektare Lahan Hangus Terbakar
Menurutnya, kondisi kabut asap yang masih berlangsung berpotensi memengaruhi kesehatan warga.
Karena itu, pemeriksaan diperlukan untuk mendeteksi gangguan kesehatan sekaligus memberikan penanganan awal.
“Karena kita tidak bisa menghindari kabut asap ini, yang masih berlangsung dan kita tidak tahu sampai kapan,” ujar Agus.
Pelayanan yang diberikan tidak sebatas pemeriksaan kesehatan. Warga yang membutuhkan penanganan medis juga memperoleh obat sesuai hasil pemeriksaan.
Untuk mempermudah akses pelayanan, penyelenggara tidak mewajibkan warga membawa kartu tanda penduduk (KTP).
“Dengan demikian, harapannya masyarakat jangan ragu dan bimbang. Ayo periksakan kesehatan,” katanya.
Agus menjelaskan, sebelum kegiatan berlangsung, perusahaan telah memetakan sejumlah wilayah sasaran.
Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan kebutuhan pelayanan sekaligus menyelaraskan program sosial perusahaan.
Pengobatan gratis serupa direncanakan kembali berlangsung pekan depan di Kecamatan Muara Lawa.
Baca Juga: Lawan Persipura Jayapura, Persiba Balikpapan Bidik Kemenangan Perdana usai Enam Kekalahan Beruntun
Sementara itu, dokter Fransiska yang terlibat dalam pelayanan menyebutkan, keluhan kesehatan warga didominasi hipertensi dan kolesterol tinggi.
Selain itu, ditemukan pasien dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan yang berkaitan dengan paparan kabut asap.
“Dua jenis penyakit tersebut paling banyak dikeluhkan pasien, sedangkan sisanya adalah warga yang mengalami ISPA ringan akibat paparan asap,” jelasnya.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah kontraktor mitra kerja PT TCM. Di antaranya PT Pamapersada Nusantara yang mengerahkan dokter dan tenaga medis, serta PT RUNA, MPE, GSDK, MAP, dan mitra lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang menghadapi dampak kabut asap berkepanjangan. (adv/rd)
Editor : Romdani.