Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkab Kukar Dorong Budaya Literasi untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

M Hafiz Alfaruqi • Kamis, 16 Oktober 2025 | 16:27 WIB

 

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyerahkan Anugerah Literasi Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2025 di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.   
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyerahkan Anugerah Literasi Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2025 di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.  
 

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – Pemkab Kukar terus memperkuat langkah menuju tata kelola pemerintahan berbasis digital. Hal itu ditegaskan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, setelah membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Terintegrasi (Srikandi) dan Anugerah Literasi Kukar 2025 di Pendopo Odah Etam, Kamis (16/10).

Aulia menyebut, penerapan aplikasi Srikandi menjadi bagian penting dalam proses digitalisasi tata naskah dan kearsipan di lingkungan Pemkab Kukar. Melalui sistem ini, koordinasi dan pengambilan keputusan tak lagi harus dilakukan secara tatap muka.

“Dengan aplikasi Srikandi ini, kami bisa menuntaskan naskah dan proses administrasi dari mana saja. Misalnya saya sedang di luar daerah, Pak Sekda di Makassar, dan Bu Rinda di Tenggarong, semua tetap bisa berjalan karena sistemnya sudah terintegrasi,” ujarnya, Kamis (16/10).

Ia menambahkan, seluruh dokumen yang diunggah oleh perangkat daerah akan diverifikasi secara berjenjang sebelum sampai ke tingkat pimpinan. “Selama ini tugas-tugas kami sangat terbantu dengan adanya aplikasi ini. Tidak perlu lagi menunggu orangnya datang baru bisa tereksekusi,” lanjutnya.

Selain rapat koordinasi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan Anugerah Literasi Kutai Kartanegara 2025. Penghargaan itu diberikan kepada para penggiat literasi dari berbagai tingkatan, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA Di tingkat desa, kecamatan, bahkan tingkat personal.

“Kami berharap penghargaan ini memacu semangat dan budaya literasi di Kukar. Literasi bukan hanya membaca, tetapi juga menulis dan menganalisis informasi,” tegas Aulia.

Di akhir, ia juga mengatakan pentingnya peran media dalam mendukung ekosistem literasi di daerah. “Kalau ditanya siapa yang paling jago literasi, tentu teman-teman jurnalis,” tutupnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Aulia Rahman Basri #literasi #pemkab kukar #Aplikasi Srikandi #anugerah