Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tiga Hari Uji Lapangan BAPETEN, Radioterapi RSUD AM Parikesit Siap Beroperasi

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Kamis, 6 November 2025 | 17:31 WIB

KUALITAS: Petugas dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan verifikasi lapangan di ruang instalasi onkologi RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong, memastikan kesiapan fasilitas.
KUALITAS: Petugas dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan verifikasi lapangan di ruang instalasi onkologi RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong, memastikan kesiapan fasilitas.

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG SEBERANG – Sebuah ruangan putih di lantai instalasi onkologi RSUD Aji Muhammad Parikesit (AM Parikesit) kini menjadi pusat perhatian. Di tengahnya berdiri sebuah mesin besar perangkat radioterapi yang dalam waktu dekat akan mulai beroperasi.

Di sekelilingnya, beberapa petugas berseragam BAPETEN mencatat, memeriksa, dan berdebat pelan tentang spesifikasi alat. Tiga hari ke depan, mereka memastikan satu hal penting: bahwa teknologi nuklir di ruang itu aman digunakan untuk menyelamatkan pasien kanker.

Radioterapi bukan layanan biasa. Ia adalah bentuk pengobatan berbasis radiasi, digunakan untuk menghancurkan sel kanker yang tak terjangkau oleh pisau bedah.

Karena melibatkan tenaga nuklir, setiap rumah sakit wajib mendapat izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), lembaga pemerintah non-kementerian yang mengatur dan mengawasi seluruh pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia, dari reaktor hingga rumah sakit.

Tim verifikator BAPETEN, yang dipimpin Ahmad Maulana, S.Si., M.Si., tiba di RSUD AM Parikesit sejak Senin (4/11). Mereka melakukan serangkaian uji lapangan untuk menilai kesiapan fasilitas, peralatan, dan sumber daya manusia di rumah sakit tersebut.

Proses ini merupakan tahap akhir sebelum izin radioterapi diterbitkan. Pemeriksaan mencakup kelayakan bangunan, sistem keselamatan radiasi, dan kompetensi tenaga medis yang akan mengoperasikan alat.

“Rencananya beroperasi tahun ini,” ujar Direktur RSUD AM Parikesit, dr Martina Yulianti. Ia menegaskan kesiapan rumah sakit dari sisi tenaga ahli, mulai dari dokter bedah onkologi, hematologi onkologi, hingga radiologi onkologi. “Kami berharap RSUD AM Parikesit menjadi cancer center.”

Verifikasi BAPETEN dilakukan setelah seluruh dokumen diajukan melalui sistem perizinan daring. Langkah ini memastikan standar keselamatan radiasi terpenuhi, baik untuk pasien maupun tenaga medis yang terlibat.

Bagi masyarakat Kutai Kartanegara, kehadiran layanan ini akan mengubah banyak hal. Selama ini, pasien kanker harus menempuh perjalanan jauh ke Samarinda atau Balikpapan untuk menjalani terapi radiasi.

Radioterapi di Tenggarong berarti waktu tempuh berkurang, biaya perjalanan menurun, dan peluang kesembuhan meningkat karena pasien bisa menjalani terapi secara berkelanjutan tanpa berpindah kota.

Layanan radioterapi melengkapi dua metode utama pengobatan kanker lain, yaitu operasi dan kemoterapi. Ketika fasilitas ini beroperasi, RSUD AM Parikesit akan menjadi salah satu rumah sakit daerah di Kalimantan Timur yang memiliki teknologi nuklir medis aktif. (qi)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#parikesit #kukar #bapeten #rumah sakit #Radiologi