TENGGARONG - Pencari kerja di Kutai Kartanegara tak perlu lagi menunggu lama untuk tahu hasil seleksi. Melalui Job Fair Kukar 2026, Pemkab Kukar menerapkan mekanisme baru dengan pengumuman hasil wawancara dilakukan sehari setelah seleksi.
Skema itu diterapkan saat pembukaan Bursa Kerja "Kukar Siap Kerja" di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga: 2.827 Pencari Kerja di Balikpapan Belum Terserap, Lulusan S-1 Paling Banyak
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyebut perubahan ini merupakan hasil evaluasi agar proses rekrutmen lebih cepat, transparan, dan memberi kepastian bagi pelamar maupun perusahaan.
"Perubahan mekanisme ini kami lakukan supaya prosesnya lebih cepat dan transparan. Peserta yang lolos administrasi langsung walking interview, besoknya langsung diumumkan hasilnya," ujar Aulia.
Baca Juga: Job Market Fair Balikpapan 2026 Diserbu Pencaker, Lulusan SMA/SMK Paling Banyak Dicari!
Namun kesenjangan jumlah pelamar dan yang lolos masih besar. Tahun lalu dari seribu lebih pelamar hanya 26 orang yang diterima. Tahun ini dari 1.176 pendaftar, hanya 196 orang yang lolos administrasi. Sisanya sekitar 983 orang ikut walking interview pada 14-15 Juli dan hasilnya diumumkan keesokan harinya. "Kami akan evaluasi kenapa banyak yang gugur di administrasi. Harapannya ke depan selisihnya tidak terlalu jauh sehingga semakin banyak warga yang bisa kerja lewat Job Fair," katanya.
Plt Kepala Distransnaker Kukar Dendy Irwan Fahriza menjelaskan, Job Fair tahun ini dimulai dengan sosialisasi 12 Mei, lalu pendaftaran online 1-30 Juni. Di waktu yang sama perusahaan juga menyeleksi berkas pelamar.
"Yang berbeda tahun ini, setelah wawancara selesai hari kedua langsung diumumkan. Dari hasil wawancara kami perkirakan sekitar 80 persen yang lolos bisa langsung ditempatkan kerja," jelas Dendy.
Baca Juga: 35 Calon Mahasiswa Bersaing Perebutkan 15 Beasiswa Penuh Pemkab Paser di Politeknik KP Sidoarjo
Selain pendaftaran online, Distransnaker juga membuka pendaftaran langsung di lokasi bagi warga yang belum sempat daftar daring.
Tercatat 1.068 pencari kerja dari berbagai kecamatan di Kukar ikut mendaftar, terbanyak dari Tenggarong. Sebanyak 20 perusahaan ikut serta dengan membuka 69 jenis jabatan dan kebutuhan total 380 tenaga kerja. Sektornya beragam, mulai pertambangan, perkebunan, perdagangan, pembiayaan, jasa, kuliner, hingga komunikasi.
Job Fair ini juga dirangkai pelepasan 305 peserta pelatihan kompetensi Program Kukar Siap Kerja. Pesertanya mayoritas dari kelompok desil 1-5. Materi pelatihannya meliputi operator alat berat, mekanik, K3, welder, rigger, satpam, desain grafis, content creator, hingga penjamah makanan untuk SPPG.
Enam pelaku Tenaga Kerja Mandiri binaan Distransnaker juga dilibatkan untuk menyediakan konsumsi selama kegiatan, sebagai bentuk dukungan ke UMKM lokal.
Dengan mekanisme seleksi yang dipercepat dan penguatan pelatihan, Pemkab Kukar berharap Program Kukar Siap Kerja bisa mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan kesenjangan kompetensi di daerah. (*)
Editor : Sukri Sikki