MUARA BADAK – Sebanyak 74 set perlengkapan lampu dan genset disalurkan kepada nelayan bagan tancap di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar). Kelompok penerima menaksir keseluruhan bantuan tersebut bernilai lebih dari Rp700 juta.
Perkiraan itu disampaikan Sekretaris Persatuan Nelayan Bagan Tancap Muara Badak, Abdillah, berdasarkan harga dan merek peralatan yang diterima. Nilai tersebut bukan angka resmi yang diumumkan perusahaan dalam penyerahan bantuan.
Bantuan yang disalurkan PT Pelabuhan Tiga Bersaudara (PTB) itu mencakup lampu, kabel, genset, dan sejumlah perlengkapan pendukung lainnya.
Abdillah mengatakan penerangan merupakan salah satu kebutuhan utama dalam pengoperasian bagan tancap. Cahaya lampu digunakan untuk menarik ikan agar berkumpul di sekitar bagan.
“Kami berterima kasih karena sudah bisa dibantu. Memang yang dibutuhkan nelayan bagan tancap itu cahaya lampu. Kalau tidak ada cahaya lampu, ikan tidak berkumpul di bagan,” kata Abdillah kepada pewarta media ini, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga: Tersisa 2 Ekor di Dunia, BKSDA Kaltim Siapkan Pengembangbiakan Buatan Badak Kalimantan
Menurutnya, jenis genset yang diberikan telah disesuaikan dengan spesifikasi yang sebelumnya diajukan kelompok nelayan. Kesesuaian peralatan dinilai penting agar bantuan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penangkapan ikan.
Abdillah memperkirakan nilai satu set perlengkapan mencapai lebih dari Rp10 juta. Dengan jumlah 74 set, nilai keseluruhan bantuan tersebut ditaksir melampaui Rp700 juta.
Ia menegaskan perkiraan itu merupakan perhitungan kelompok berdasarkan peralatan yang diterima, bukan nilai resmi bantuan yang disampaikan PTB.
Jumlah anggota Persatuan Nelayan Bagan Tancap Muara Badak sebenarnya lebih dari 74 orang. Namun, penerima bantuan disesuaikan dengan kondisi bagan milik nelayan di lapangan.
Menurut Abdillah, terdapat bagan yang roboh setelah proposal bantuan diajukan. Sebagian telah dibangun kembali, sedangkan sebagian lainnya belum kembali didirikan.
"Lebih dari 74 pastinya kalau nelayan bagan tancapnya,” ujarnya. Seluruh 74 set bantuan telah dialokasikan kepada penerima. Nelayan yang tidak hadir saat penyerahan belum mengambil atau menerima bantuan secara langsung pada kegiatan tersebut.
Baca Juga: Oknum PNS Balikpapan Didakwa Jadi Kurir Sabu 50,79 Gram, Sidang Masuk Pemeriksaan Saksi
Penyerahan dilakukan dengan memeriksa identitas penerima menggunakan KTP dan NIK. Proses penerimaan juga didokumentasikan dan disaksikan pihak kecamatan.
Abdillah memastikan nelayan tidak diminta mengeluarkan biaya, baik dalam bentuk iuran kelompok maupun biaya pengurusan, untuk memperoleh bantuan tersebut.
“Kami dari nelayan tidak ada mengeluarkan sepersen pun. Murni semua dari PTB. Tidak ada patungan, tidak ada apa-apa,” katanya.
Direktur Bisnis PTB Kamaruddin Abtami mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Menurut keterangan perusahaan, PTB merupakan badan usaha pelabuhan yang melayani aktivitas bongkar muat antarkapal atau ship-to-ship di perairan Muara Berau.
Kamaruddin berharap perlengkapan yang diberikan dapat mendukung aktivitas nelayan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir Muara Badak.
“Dari bantuan ini diharapkan masyarakat Muara Badak, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir, dapat merasakan kesejahteraan yang sama,” ujarnya.
Setelah proses pendataan dan penyerahan selesai, lampu, genset, dan perlengkapan pendukung tersebut akan digunakan nelayan untuk mengoperasikan bagan tancap di perairan Muara Badak. (riz)
Editor : Muhammad Rizki