Logistik dan APD Disalurkan, Garis Depan Penanganan Karhutla di Kukar Makin Kuat

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 18:26 WIB
SINERGI: Ketua Karang Taruna Kaltim Hendra saat menyerahkan bantuan. (IST)
SINERGI: Ketua Karang Taruna Kaltim Hendra saat menyerahkan bantuan. (IST)    

 

TENGGARONG - Keselamatan dan ketahanan fisik para relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kukar, kini semakin diperhatikan. Pasokan logistik hingga alat pelindung diri (APD) disalurkan demi memastikan para pejuang garis depan ini tetap terlindungi saat berjibaku di titik panas.

Dukungan tersebut datang dari Anggota DPR RI Budisatrio Djiwandono, melalui jaringan Karang Taruna. Penyerahan bantuan dipusatkan di Balakacarna Sangaji, Jalan Sukmawira, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, Senin (21/9/2026).

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Ketua Karang Taruna Kaltim Hendra menyerahkan beragam kebutuhan vital tersebut. Paket bantuan mencakup APD lengkap, masker, tenda darurat, bahan makanan, hingga suplemen penunjang stamina relawan.

Baca Juga: Tingkatkan Transparansi DBH-DR, Pemkab Kubar Gelar Workshop SIKD Se-Kaltim

Aulia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian Budisatrio yang kini juga memimpin Pengurus Nasional Karang Taruna periode 2025-2030. Kolaborasi ini dinilai penting agar aksi penjinakan api didukung ketahanan logistik yang mumpuni.

"Bapak Budisatrio Djiwandono sudah menyalurkan beberapa bantuan, tenda dan beberapa obat-obatan, bahan makanan untuk kawan-kawan relawan yang aktif dalam proses pemadaman api dalam penanganan karhutla di Kabupaten Kutai Kartanegara," ujar Aulia.

Baca Juga: Persiapan Sekolah Rakyat Kutim Capai 70 Persen, Sejumlah Kebutuhan Masih Dikejar

Menurut Aulia, pertempuran melawan amukan karhutla membutuhkan kesiapan menyeluruh, mulai dari aksi pencegahan dini hingga perlindungan keselamatan personel. Relawan tidak boleh dibiarkan menghadapi risiko tinggi tanpa perlengkapan dan nutrisi yang layak.

"Ketua Karang Taruna di Provinsi, Pak Hendra, juga menyampaikan pesan dari Bang Budisatrio untuk kita bersama-sama menyatukan potensi yang ada di tempat kita," tutur Aulia.

Pesan tersebut menegaskan komitmen semua pihak untuk bergerak serentak saat bencana melanda. Penanganan karhutla harus berjalan beriringan dengan jaminan kesehatan bagi mereka yang bertarung memadamkan api.

"Bagaimana caranya kita menjaga relawan-relawan kita ini tetap fit, tetap bugar, tetap selalu siap siaga ketika bencana itu datang," imbuh Aulia.

Baca Juga: Bukan Asal Terima Dana, KPK Ingatkan Risiko Penyimpangan PI Migas di Kaltim

Di saat bersamaan, BPBD Kukar meresmikan Balakacarna Sangaji sebagai Posko Terpadu Penanganan Karhutla Kecamatan Tenggarong. Keberadaan posko ini menyatukan alur koordinasi lapangan sekaligus pusat pemenuhan logistik harian.

Sekretaris BPBD Kukar Aspianur Sandi mengungkapkan, posko tersebut dirancang melayani pergerakan relawan dengan cakupan wilayah pemadaman yang luas. Jangkauan operasinya meliputi wilayah Tenggarong, kawasan Loa Tebu, hingga Kecamatan Loa Kulu.

"Jadi seluruh relawan ini untuk pusatnya, untuk pelayanannya nanti bisa tidak hanya di Tenggarong, bisa nanti ke Loa Tebu sampai nanti ke Kecamatan Loa Kulu," kata Aspianur.

Melalui skema satu atap ini, tenaga relawan di lapangan bisa terkelola lebih baik. Para relawan tidak perlu lagi kesulitan mencari konsumsi setelah lelah memadamkan karhutla di pedalaman.

"Posko ini kita tetapkan tidak hanya untuk tempat berkumpul, tetapi juga untuk penyiapan bahan logistiknya nanti di sini. Jadi relawan setelah penanganan tidak repot-repot lagi mencari makan. Di tempat ini, nanti balik ke sini sudah disiapkan," jelas Aspianur.

Aspianur membeberkan bahwa Balakacarna Sangaji dipilih karena areanya luas dan sudah akrab menjadi pangkalan relawan. BPBD Kukar juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan guna menggelar pemeriksaan fisik rutin bagi para personel di posko tersebut.

"Ini memang tempatnya strategis saja. Dan fasilitasnya juga bisa dilihat, lumayan. Kita bisa ada dapurnya, nanti kita pasang tenda juga," pungkas Aspianur. (*)

Editor : Sukri Sikki
Aulia Rahman Basri karang taruna bantuan karhutla