Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dinas Koperasi UKM Kutai Timur Dorong UMKM Akses Permodalan dan Branding Produk Unggulan

Jufriadi • Senin, 10 Maret 2025 | 14:58 WIB
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Teguh Budi Santoso.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Teguh Budi Santoso.

KALTIMPOST.ID SANGATTA – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program, termasuk akses permodalan dan peningkatan kualitas produksi.

Salah satu program utama yang sedang dirancang adalah pemberian bantuan permodalan yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bupati terpilih.

Kepala Diskop UKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menjelaskan, saat ini pihaknya masih dalam tahap penyusunan studi analisis akademis guna memastikan adanya payung hukum yang jelas sebelum bantuan permodalan dapat disalurkan.

“Kami di awal ini masih menyusun studi analisis kajian akademisnya dulu untuk dirancang menjadi rapper book. Kalau tidak ada itu, tidak ada payung hukumnya kasihan Pak Bupati dan dinas nanti. Karena nanti takutnya menyalahi" ujarnya.

Selain akses permodalan, Diskop UKM juga fokus pada pengembangan produksi dan pemasaran UMKM. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah pelatihan strategi pemasaran digital serta legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Terkait dengan pemasaran, dinas ini telah melakukan bisnis matching guna memperluas jaringan pasar bagi pelaku UMKM.

“Kami berpartisipasi dalam forum B2B (Business-to-Business) di SCBD, Serpong pada Oktober 2024. Dari sana, kami berhasil mendapatkan buyer dari Malaysia yang tertarik dengan produk Amplang Batubara, khas Kutai Timur,” jelasnya.

Produk Amplang Batubara ini diharapkan bisa menjadi ikon kuliner Kutai Timur, sebagaimana pempek dari Palembang atau otak-otak dari Makassar.

“Kami ingin menciptakan identitas khas bagi Kutai Timur, sehingga daerah ini dikenal tidak hanya sebagai penghasil batubara, tetapi juga melalui produk UMKM unggulannya,” tambahnya.

Untuk ke depan, Dinas Koperasi juga berencana berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga guna meningkatkan minat anak muda dalam berwirausaha.

Program ini akan menyasar siswa SMA dan mahasiswa dengan tujuan mengubah mindset mereka agar lebih tertarik menjadi pelaku usaha ketimbang hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri.

Dengan berbagai inisiatif ini, Dinas Koperasi Kutai Timur berharap UMKM lokal semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pemberdayaan umkm #pemkab kutim #Pemkab Kutai Timur