Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sapi dari Presiden Prabowo di Kutim Disembelih di Masjid Agung Al-Faruq Kutim, Segini Jumlah Hewan yang Dipotong

Jufriadi • Sabtu, 7 Juni 2025 | 14:01 WIB
DARI PRESIDEN: Sapi kurban pemberian Presiden Prabowo untuk Kutai Timur disemebelih di Masjid Agung Al-Faruq, bakal dibagikan ke masyarakat.
DARI PRESIDEN: Sapi kurban pemberian Presiden Prabowo untuk Kutai Timur disemebelih di Masjid Agung Al-Faruq, bakal dibagikan ke masyarakat.

KALTIMPOST.ID, SANGATTA—Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai proses pemotongan hewan kurban di Masjid Agung Al-Faruq, kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Sabtu (7/6).

Sebanyak 17 ekor sapi dan 5 ekor kambing disembelih dalam rangka perayaan Iduladha 1446 Hijriah.

Yang menarik, salah satu sapi yang dipotong merupakan bantuan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto. Sapi jenis lokal seberat sekitar 700 kilogram itu dipilih khusus.

“Alhamdulillah tadi sudah dipotong pertama. Tentunya kita sangat berterima kasih kepada Pak Presiden. Alhamdulillah diberikan bantuan tahun ini. Mudah-mudahan itu bisa berkelanjutan sampai tahun depan,” ujar Plt Kabag Kesra Setkab Kutim sekaligus panitia kurban Nur Holis. 

Pemotongan sapi presiden itu diperoleh 133 kantong daging murni, yang kemudian akan didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Al-Faruq Yakub Fadillah menjelaskan, seluruh proses pemotongan dilakukan secara gotong royong oleh panitia, relawan, dan warga sekitar.

Sekitar 80 orang terlibat langsung, mulai pemotongan, pengulitan, pemotongan tulang, penimbangan, hingga pendistribusian.

“Alhamdulillah hari ini, di 11 Zulhijah, seluruh 17 sapi dipotong. Tenaga pemotong kami ada yang berlisensi, sisanya juga kompeten walau tidak semua punya sertifikat formal,” jelas Yakub.

Proses penghimpunan hewan kurban sudah dilakukan lebih dari satu bulan. Ada hewan kurban yang berasal dari perusahaan dan instansi, sementara kurban perorangan juga tercatat, termasuk dari Bupati Kutim atas nama pribadi.

Untuk menjamin kelayakan daging kurban, panitia bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim.

Fungsional Medik Veteriner Ahli Muda, Cut Meutia, turut memantau kesehatan hewan sebelum disembelih.

Koordinasi bahkan sudah dilakukan sejak akhir bulan Syawal lalu. “Kami juga di akhir bulan Syawal itu melakukan rapat koordinasi bersama Disperindag dan juga DPTHP ya terkait potensi harga yang muncul,” kata Yakub.

Ia juga menegaskan bahwa akad kurban yang dilakukan jamaah sudah mencakup biaya operasional, sehingga kualitas pelayanan tetap terjaga tanpa mengurangi hak penerima.

Selain pengawasan ketat, pendistribusian daging juga dipastikan transparan. Setiap penerima akan didata secara rinci dan dilaporkan ke pihak terkait, termasuk untuk hewan bantuan presiden.

“Mulai penyerahan sampai distribusi, semua ada SOP-nya. Bahkan laporan ke mana saja daging disalurkan juga wajib kami sampaikan,” ujar Yakub.

Editor : Dwi Restu A
#Sembelih #pemkab kutim #Sapi Presiden Prabowo