Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Heboh Video Viral Diduga Perburuan Orang Utan, BKSDA Kaltim Ungkap Kebenarannya...

Jufriadi • Kamis, 2 Oktober 2025 | 15:28 WIB

Potongan tubuh berupa tangan yang terekam dalam video viral di Instagram, diduga milik orangutan.
Potongan tubuh berupa tangan yang terekam dalam video viral di Instagram, diduga milik orangutan.

SANGATTA – Jagat maya digemparkan oleh sebuah video berdurasi 20 detik yang menampilkan dugaan perburuan satwa dilindungi, orang utan. Dalam rekaman tersebut tampak seorang pria bersiap mengolah hasil buruan, dengan potongan lengan yang diduga kuat merupakan bagian tubuh orang utan.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur (Kaltim), Ari Wibawanto, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat setelah video itu viral, Selasa (30/9).

“Kemarin pagi kita mendapatkan berita terkait upaya kekerasan terhadap orang utan yang viral diposting oleh beberapa media sosial. Pada hari itu juga tim kita sudah melakukan upaya-upaya,” ujarnya, Rabu (1/10).

Baca Juga: Heboh Video Viral Diduga Perburuan Orangutan, BKSDA Kaltim Telusuri Kasus dan Ingatkan Ancaman Sanksi Pidana Berat

Setelah dilakukan penelusuran, BKSDA mengungkap kebenarannya. Ari menyampaikan pihaknya telah berhasil menemukan pengunggah awal video. Dari keterangan yang diperoleh, lokasi kejadian dipastikan bukan di Kalimantan.

“Disampaikan oleh pengupload awal bahwa tangan itu bukan orang utan, tapi jenis lain yang kami belum bisa identifikasi. Informasi dari mereka itu bukan orang utan,” jelasnya.

Ari menambahkan, peristiwa tersebut bukan kejadian baru. Video itu direkam cukup lama, yakni pada masa pandemi Covid-19, namun baru diunggah ke media sosial belakangan ini.

Meski begitu, BKSDA Kaltim tetap akan menindaklanjuti kasus tersebut. “Kita tidak hanya berhenti di sini, tapi juga akan mengangkat kasus ini ke pusat untuk ditindaklanjuti. Karena mungkin ada dugaan-dugaan tindak pidana di sana. Intinya seperti itu,” tegas Ari.

Baca Juga: Dulu Raih Penghargaan Internasional, Kini Hutan Wehea Terancam karena Jalan Rusak Parah

Saat ditanya kemungkinan satwa yang menjadi korban digunakan untuk konsumsi, Ari mengaku belum bisa memastikan. “Makanya kita akan dalami hal ini. Apakah itu satwa yang dilindungi atau tidak, karena berbeda penanganannya,” katanya.

Belakangan diketahui, video tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @eric_kelana1 pada Senin (29/9). Hingga kini, tayangan itu sudah ditonton lebih dari 23 ribu kali.

Sebelumnya, banyak yang mengira peristiwa dalam video itu terjadi di Kutai Timur, mengingat populasi orang utan terbanyak berada di daerah ini, khususnya di kawasan Hutan Wehea. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#kutai timur #BKSDA Kaltim #kaltim #perburuan orangutan