KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur (Kutim) mengusulkan anggaran sekitar Rp50 miliar untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang akan digelar di Kabupaten Paser pada November mendatang.
Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono mengatakan seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti Kutim telah melalui babak prakualifikasi. Hasilnya, atlet Kutim dinyatakan lolos dan siap bertanding di ajang Porprov.
“Dari semua cabang olahraga yang kita ikuti, atlet Kutai Timur lolos di babak prakualifikasi. Artinya, dari sisi kesiapan atlet, kita sudah siap,” ujar Rudi, Minggu (4/1).
Ia menjelaskan, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov Kaltim kali ini mengalami penambahan. Dari sebelumnya 63 cabor, kini menjadi 64 cabor dengan tambahan cabang olahraga barongsai.
Rudi menegaskan, Kutai Timur akan mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. “Insyaallah Kutai Timur akan mengikuti semua cabang olahraga yang ada di Porprov,” katanya.
Dari sisi jumlah atlet, KONI Kutim memperkirakan akan menurunkan sekitar 700 hingga 800 atlet. Seluruh atlet tersebut merupakan peserta yang lolos pada babak prakualifikasi.
Terkait kesiapan fisik, Rudi mengakui belum seluruh atlet menjalani uji fisik secara menyeluruh. Namun, fokus saat ini adalah memastikan seluruh atlet yang lolos dapat dipersiapkan secara maksimal menjelang Porprov.
Menurutnya, hasil prakualifikasi menjadi dasar evaluasi pembinaan ke depan. Atlet yang sebelumnya hanya lolos tanpa meraih medali akan didorong untuk meningkatkan prestasi. Begitu pula atlet peraih perak dan perunggu diupayakan naik ke emas, sementara peraih emas diharapkan mampu mempertahankan prestasi.
“Pekerjaan rumah kami ke depan adalah meningkatkan kualitas atlet. Yang kemarin hanya lolos, kita dorong bisa meraih medali. Yang perak dan perunggu ditingkatkan ke emas, dan yang emas bisa mempertahankan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani