Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Taman Nasional Kutai Naik dalam Tiga Tahun Terakhir

Jufriadi • Rabu, 21 Januari 2026 | 15:18 WIB

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Taman Nasional Kutai (TNK) meningkat sepanjang 2025. (Ist)
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Taman Nasional Kutai (TNK) meningkat sepanjang 2025. (Ist)

SANGATTA – Taman Nasional Kutai (TNK), Kalimantan Timur, mencatat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025. Berdasarkan data Balai Taman Nasional Kutai (BTNK), jumlah wisatawan asing yang masuk ke kawasan konservasi tersebut mencapai 658 orang.

Capaian itu menunjukkan tren peningkatan yang terjadi dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, jumlah wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 475 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 482 orang pada 2024, sebelum akhirnya melonjak lebih tinggi pada 2025.

Kasubbag Tata Usaha BTNK, Kristina Nainggolan, menyebut peningkatan tersebut sejalan dengan perubahan minat wisata global yang kini lebih mengarah pada wisata alam dan kawasan konservasi.

Baca Juga: 14 Dapur SPPG di Kutim Mandek, Diusulkan Diperpanjang dan Ditarik ke Investor Baru

“Tren pariwisata saat ini memang bergeser ke wisata alam, khususnya kawasan konservasi. Masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara, semakin sadar akan pentingnya menjaga alam,” ucap Kristina, Rabu (21/1).

Menurutnya, keberadaan satwa endemik Kalimantan yang masih hidup di habitat alaminya menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kunjungan wisatawan asing ke TNK. Dari berbagai daya tarik yang ada, orangutan disebut menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara.

Keberadaan satwa endemik Kalimantan yang masih hidup di habitat alaminya menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kunjungan wisatawan asing ke TNK.
Keberadaan satwa endemik Kalimantan yang masih hidup di habitat alaminya menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kunjungan wisatawan asing ke TNK.

“Sebagian besar wisatawan mancanegara datang dengan tujuan melihat orangutan langsung di alam liar,” jelasnya. Kristina menambahkan, sekitar 90 persen wisatawan mancanegara memilih kawasan Prevab sebagai lokasi utama kunjungan.

Baca Juga: PLTS Komunal Pulau Miang Rusak Tersambar Petir, Warga Bertahan 15 Hari Tanpa Listrik

Kawasan tersebut dikenal sebagai habitat alami orangutan yang dapat dikunjungi melalui paket wisata dengan akses terbatas. Dalam pengelolaannya, Balai TNK menerapkan sistem wisata berbasis konservasi. Jumlah pengunjung dibatasi dan waktu jelajah kawasan diatur untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

“Kami tetap mengedepankan prinsip konservasi. Aktivitas wisata diatur agar tidak mengganggu satwa dan habitatnya,” tegasnya. Selain sebagai destinasi wisata alam, aktivitas kunjungan di TNK juga memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Sepanjang 2025, PNBP yang dihimpun BTNK tercatat mencapai Rp609 juta, dengan sumber pendapatan terbesar berasal dari sektor wisata alam dan kegiatan penelitian. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#wisatawan mancanegara #taman nasional kutai