Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jalan Rantau Pulung–Batu Ampar Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses Sering Terputus Saat Hujan

Jufriadi • Rabu, 11 Maret 2026 | 12:32 WIB

 

Tangkapan layer video kondisi jalan tanah penghubung Rantau Pulung–Batu Ampar, Kutai Timur yang masih berlumpur saat hujan.   
Tangkapan layer video kondisi jalan tanah penghubung Rantau Pulung–Batu Ampar, Kutai Timur yang masih berlumpur saat hujan.  

SANGATTA - Kondisi jalan penghubung Kecamatan Rantau Pulung menuju Batu Ampar, Kutai Timur (Kutim), dikeluhkan warga. Jalan yang masih berupa tanah itu kerap rusak dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

Ketika hujan mengguyur, permukaan jalan berubah menjadi lumpur sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Warga menyebut kondisi tersebut sering memutus akses antarwilayah.

Salah seorang warga setempat, Sapri mengaku kondisi jalan tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat. Selain berlumpur, jalan juga kerap terputus saat banjir karena tidak dilengkapi gorong-gorong. “Kalau hujan, jalan tidak bisa dilewati. Kadang juga putus karena banjir,” ujarnya, Rabu (11/3).

Ia menilai kondisi ini memprihatinkan, mengingat Kutai Timur dikenal sebagai daerah dengan sumber daya alam yang melimpah. Namun, menurutnya pembangunan infrastruktur dasar di sejumlah wilayah masih belum maksimal.

Sapri juga menyinggung pernyataan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang sempat viral terkait pengadaan mobil mewah untuk menjaga marwah daerah. Ia menilai pernyataan tersebut melukai perasaan warga yang masih harus berjuang dengan akses jalan yang buruk.

“Di sini kami masih bergelut dengan jalan rusak, tapi ada pernyataan soal mobil mewah. Itu terasa mencederai hati warga,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan pengguna jalan lainnya, Dandi. Ia mengaku kesulitan saat membawa angkutan melewati jalur tersebut karena kondisi jalan yang berlumpur sering membuat kendaraan terjebak.

Bahkan, menurutnya, beberapa rekannya pernah terpaksa bermalam hingga tiga hari karena tidak bisa melewati jalan tersebut. “Kalau sudah hujan, kendaraan sering tidak bisa lewat. Ada teman yang sampai tiga malam tertahan di jalan,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki akses jalan tersebut agar aktivitas masyarakat dan distribusi barang tidak terus terganggu. (*)

Editor : Sukri Sikki
#rusak #Rudy Masud #kutai timur #batu ampar #jalan #rantau pulung