Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mudik Lebaran 2026: Pemkab Kutim Kucurkan Rp20 Miliar Perbaiki Jalan Kabupaten

Jufriadi • Minggu, 15 Maret 2026 | 16:01 WIB

 Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur, Tabrani Aji. Ia memastikan tim Bina Marga siaga melakukan pemeliharaan rutin di jalur-jalur krusial kabupaten. (JUFRIADI/KP)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur, Tabrani Aji. Ia memastikan tim Bina Marga siaga melakukan pemeliharaan rutin di jalur-jalur krusial kabupaten. (JUFRIADI/KP)

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk kegiatan pemeliharaan jalan kabupaten sepanjang tahun ini. Sebagian penanganan dipercepat menjelang arus mudik Lebaran guna memastikan kondisi jalan tetap dapat dilalui masyarakat.

Perawatan difokuskan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah kecamatan. Langkah tersebut dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, terutama saat volume kendaraan meningkat menjelang hari raya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Tabrani Aji, menyebut sebagian besar jalur utama penghubung antarwilayah berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Karena itu, pihaknya lebih menitikberatkan penanganan pada jalan yang berstatus kabupaten.

Baca Juga: Pasar Murah Kutim Belum Merata, Anggaran Rp 5 Miliar Hanya Cukup untuk Enam Kecamatan

“Untuk jalur penghubung utama memang lebih ke provinsi. Tapi untuk jalan kabupaten kita tetap siaga dengan melakukan pemeliharaan, sifatnya penanggulangan sementara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bidang Bina Marga telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah ruas yang memerlukan penanganan cepat. Perbaikan dilakukan pada titik-titik yang dinilai dapat mengganggu keselamatan maupun kenyamanan pengguna jalan.

Beberapa lokasi yang mendapat perhatian berada di Kecamatan Bengalon dan Rantau Pulung. Pada ruas tersebut, petugas melakukan penanganan sementara dengan menutup bagian jalan yang rusak agar tetap bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kutim 2025 Melambat, BPS Ungkap Penyebabnya  

Menurut Tabrani, perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara sambil menunggu program penanganan permanen melalui pembangunan infrastruktur pada tahap berikutnya.

“Penanganannya sementara dulu agar tetap bisa dilalui dengan aman, sambil menunggu penanggulangan secara permanen,” jelasnya.

Ia menambahkan, dana pemeliharaan sebesar Rp20 miliar tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan perawatan jalan di seluruh kecamatan di Kutim. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pemeliharaan rutin hingga penanganan darurat ketika terjadi kerusakan jalan.

“Kami berupaya agar jalan-jalan kabupaten tetap dalam kondisi layak dilalui, sehingga masyarakat yang mudik bisa bepergian dengan lebih aman dan nyaman,” pungkasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#mudik lebaran #kutai timur #perbaikan jalak rusak